PENGARUH PENAMBAHAN JUS NANAS (ANANAS COMOSUS) PADA PAKAN TERHADAP KADAR LEMAK DAGING ITIK JANTAN (ANAS DOMESTICUS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENAMBAHAN JUS NANAS (ANANAS COMOSUS) PADA PAKAN TERHADAP KADAR LEMAK DAGING ITIK JANTAN (ANAS DOMESTICUS)


Pengarang

RAIHAN FADHILLA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Cut Dahlia Iskandar - 197512082005012002 - Dosen Pembimbing I
Azhari - 196310201990021001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2102101010083

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FKH., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

636.085 5

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Daging itik mengandung lemak lebih tinggi dibandingkan unggas lain. Tingginya
kadar lemak menjadi penyebab daging itik kurang disukai oleh konsumen karena alasan
kesehatan. Disamping itu, lemak daging itik jika teroksidasi akan menimbulkan aroma yang
tidak sedap bagi sebagian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
pemberian campuran jus nanas dan pakan komersial terhadap kadar lemak daging itik jantan.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua perlakuan dan tiga
pengulangan. Perlakuan pertama adalah pemberian pakan tanpa penambahan jus nanas
(kontrol) dan perlakuan kedua adalah penambahan 10% jus nanas dalam pakan. Pakan yang
digunakan adalah pakan komersial. Perlakuan diberikan selama 30 hari pemeliharaan,
dilanjutkan dengan pengujian kadar lemak pada daging itik jantan menggunakan metode
Soxhlet. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji T. Hasil penelitian perlakuan pertama
tanpa pemberian jus nanas diperoleh rata-rata kadar lemak 5,95%, sedangkan pada perlakuan
kedua dengan penambahan 10% jus nanas dalam pakan menghasilkan rata-rata kadar lemak
yang lebih rendah yaitu 2,43%. Namun, hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat
pengaruh yang signifikan (P>0,05) diantara kedua perlakuan. Hasil penelitian ini dapat
disimpulkan bahwa pemberian 10% jus nanas dalam pakan komersial tidak berpengaruh
terhadap kadar lemak daging itik jantan.

Kata Kunci : Daging itik, lemak, jus nanas, dan pakan

ABSTRACT Duck meat contained higher fat compared to other poultry species. This high fat content caused duck meat to be less preferred by consumers due to health concerns. Additionally, when duck fat oxidized, it produced an unpleasant aroma that further decreased consumer acceptance. This research aimed to determine the effect of providing a mixture of pineapple juice and commercial feed on the fat content of male duck meat. The study employed a Completely Randomized Design (CRD) with two treatments and three replications. The first treatment consisted of feeding without the addition of pineapple juice (control), while the second treatment involved adding 10% pineapple juice to the commercial feed. The treatments were administered for 30 days, after which the fat content in the male duck meat was tested using the Soxhlet method. The research data were analyzed using a T-test. The results showed that the first treatment without pineapple juice produced an average fat content of 5.95%, whereas the second treatment with the addition of 10% pineapple juice resulted in a lower average fat content of 2.43%. However, statistical analysis revealed no significant difference (P>0.05) between the two treatments. This study concluded that although there was a numerical reduction in fat content, adding 10% pineapple juice to commercial feed did not significantly affect the fat content of male duck meat. Keywords: Duck meat, fat, pineapple juice, feed.

Citation



    SERVICES DESK