PENGARUH PENAMBAHAN JUS NANAS (ANANAS COMOSUS) PADA PAKAN TERHADAP KADAR ABU DAGING ITIK LOKAL JANTAN (ANAS DOMESTICUS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENAMBAHAN JUS NANAS (ANANAS COMOSUS) PADA PAKAN TERHADAP KADAR ABU DAGING ITIK LOKAL JANTAN (ANAS DOMESTICUS)


Pengarang

ULVA HAMAMI UMMARI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Cut Dahlia Iskandar - 197512082005012002 - Dosen Pembimbing I
Azhari - 196310201990021001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2102101010082

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

636.085 5

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Pemberian buah nanas pada ternak bertujuan meningkatkan kualitas daging ternak.
Kadar abu daging merupakan gambaran jumlah kandungan mineral dalam daging. Mineral
tidak dapat disintesis di dalam tubuh sehingga hanya dapat diperoleh dari pakan. Tujuan
dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan jus nanas dalam pakan
terhadap kadar abu daging itik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental
yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua perlakuan dan tiga
pengulangan. Perlakuan pertama adalah pemberian pakan tanpa penambahan jus nanas
(kontrol) dan perlakuan kedua adalah penambahan 10% jus nanas dalam pakan. Pakan yang
digunakan adalah pakan komersial. Perlakuan diberikan selama 30 hari pemeliharaan dan
dilanjutkan dengan pengujian kadar abu daging itik lokal jantan. Data hasil penelitian
dianalisis menggunakan uji T. Hasil perlakuan tanpa pemberian jus nanas dalam pakan
komersial menghasilkan rata rata kadar abu sebesar 0,94%, sedangkan pada perlakuan
penambahan 10% jus nanas menghasilkan rata-rata kadar abu yang lebih tinggi yaitu
1,84%. Namun, hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang
signifikan (P>0,05) diantara kedua perlakuan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa
pemberian 10% jus nanas dalam pakan komersial tidak dapat meningkatkan kadar abu
daging itik lokal jantan.

Kata kunci: Daging itik, abu, jus nanas, dan pakan

ABSTRACT The provision of pineapple to livestock aims to improve meat quality. The ash content of meat reflects the amount of mineral content in the meat. Minerals cannot be synthesized in the body and therefore must be obtained from feed. This study was conducted to determine the effect of adding pineapple juice to duck feed on the ash content of duck meat. An experimental method was used, employing a Completely Randomized Design (CRD) with two treatments and three replications. The first treatment consisted of commercial feed without pineapple juice (control), while the second treatment involved the addition of 10% pineapple juice to the feed. The treatment was administered for 30 days, followed by analysis of the ash content in the meat of male local ducks. The data were analyzed using an independent T-test. The control group (without pineapple juice) resulted in an average ash content of 0.94%, while the group receiving 10% pineapple juice showed a higher average ash content of 1.84%. However, statistical analysis showed no significant difference (P > 0.05) between the two treatments. It was concluded that the addition of 10% pineapple juice to commercial feed did not significantly increase the ash content of male local duck meat. Keywords: Duck meat, ash, pineapple juice, and feed

Citation



    SERVICES DESK