TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

RISKI YUDHA SAPUTRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nurhafifah - 197710092003122001 - Dosen Pembimbing I
Anta Rini Utami - 198612242019032007 - Penguji
Chadijah Rizky Lestari - - - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2103101010148

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

RISKI YUDHA SAPUTRA
TINJAUAN
KRIMINOLOGIS
TERHADAP TINDAK PIDANA
PENGANIAYAAN YANG DILAKUKAN
OLEH ANAK DI KOTA BANDA ACEH
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala

2025




(v,76) pp., bibl.







Nurhafifah S.H., M.Hum.
Anak berpotensi menjadi pelaku tindak pidana, termasuk tindak pidana
penganiayaan. Fenomena ini semakin marak terjadi di kota-kota besar, termasuk di Banda
Aceh. Penegakan hukum terhadap anak pelaku penganiayaan diatur dalam UndangUndang
Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dan Undang-Undang Nomor
34 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak yang mengedepankan perlindungan
terbaik bagi anak namun anak-anak di Kota Banda Aceh pada masa ini lebih paham
terhadap aturan hukum, anak secara tidak langsung memanfaatkan celah hukum yang ada
dengan berlindung pada keadilan restoratif atau diversi.
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan faktor penyebab terjadinya
tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh anak, hambatan dalam penanggulangan
tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh anak dan upaya penanggulangan tindak
pidana penganiayaan yang dilakukan oleh anak.
Metode dalam penelitian ini adalah menggunakan metode yuridis empiris.
Penelitian ini menggunakan data primer yang didapatkan dari lapangan dan memadukan
bahan-bahan hukum seperti buku teks, teori, peraturan perundang-undangan yang
merupakan data sekunder.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana penganiayaan yang dilakukan
oleh anak di Banda Aceh disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal
mencakup perdebatan antar anak, penghinaan, perebutan barang, atau masalah pribadi yang
dapat menimbulkan rasa sakit hati dan emosional. Faktor eksternal meliputi kurangnya
pengawasan, kelompok organisasi, pendidikan moral dan agama yang rendah, serta
pengaruh tayangan media elektronik. Penegakan hukum oleh Polres Kota Banda Aceh
menghadapi hambatan seperti keterlambatan pelaporan, keterlambatan visum, kurangnya
saksi, dan keterangan yang tidak jelas. Anak-anak kini lebih memahami aturan hukum dan
memanfaatkan celah hukum melalui keadilan restoratif atau diversi berdasarkan Undangundang
Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014
tentang Perlindungan Anak. Upaya penanggulangan tindak pidana penganiayaan
yang dilakukan oleh anak dapat dilakukan dengan pendekatan preventif
sebagai pencegahan dan represif sebagai penegakan hukum.
Dari hasil penelitian ini disarankan agar orang tua dan kerabat dekat aktif
memantau perilaku dan pergaulan anak, terutama setelah memasuki lingkungan luar,
dengan cara mendengarkan keluhan anak, memberikan perhatian, dan mengingatkan
mereka agar tidak terlibat dalam perbuatan menyimpang. Selain itu, instansi yang berkaitan
dengan anak yang berkonflik dengan hukum perlu terus memantau perkembangan perilaku
mereka setelah menjalani hukuman untuk menghindari pengulangan perbuatan negatif.
Lembaga Pembinaan Khusus Anak juga diharapkan memperhatikan interaksi anak dengan
tahanan lain untuk mencegah pengaruh buruk yang dapat mempengaruhi perilaku mereka
di masa depan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK