Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
MODIFIKASI DAN UJI KINERJA MATA PISAU MESIN PEMOTONG RUMPUT TIPE GENDONG PADA PENYIANGAN GULMA DI LAHAN SAWAH
Pengarang
MOHD. RIFQI AKBAR - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Andriani Lubis - 198005142006042002 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Dhafir - 197203302002121001 - Dosen Pembimbing II
Muhammad Idkham - 197911212005011004 - Penguji
Ichwana - 197301031998022001 - Penguji
Ramayanty Bulan - 197104081998032002 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2005106010038
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Gulma di lahan sawah sering bersaing dengan tanaman padi untuk mendapatkan sumber daya seperti air, nutrisi, dan cahaya, sehingga mengganggu pertumbuhan tanaman utama dan menurunkan hasil panen. Penggunaan alat penyiang mekanis dianggap lebih efisien daripada metode manual, terutama di lahan sawah yang luas, tetapi efektivitas mesin penyiang sangat dipengaruhi oleh desain dan sudut mata pisau yang digunakan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh sudut mata pisau (50°, 70°, dan 90°) terhadap kinerja alat dalam penyiangan gulma, dengan harapan dapat menemukan konfigurasi mata pisau yang optimal.
Penelitian ini dilaksanakan di lahan sawah Desa Tampieng Tunong, Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie, dan di Pusat Riset Mekanisasi dan Perbengkelan Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, dari Mei hingga September 2024. Peralatan yang digunakan antara lain meliputi mesin potong rumput merek Radin, tachometer, perangkat komputer dengan software AutoCAD, serta alat bantu seperti las listrik dan gerinda untuk modifikasi mata pisau. Mesin diuji pada kecepatan minimum dan maksimum untuk setiap sudut pisau yang dimodifikasi, dengan pengukuran meliputi kapasitas lapang aktual, kapasitas lapang teoritis, konsumsi bahan bakar, serta efisiensi pemotongan gulma.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada putaran minimum sudut mata pisau 90° memberikan kapasitas lapang aktual tertinggi, yaitu 0.0508 m²/detik, sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan sudut 50° dan 70°. Hal ini menunjukkan bahwa pada sudut 90°, mesin dapat memotong lebih banyak gulma dalam waktu yang lebih singkat. Selain itu, ditemukan bahwa konsumsi bahan bakar cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya sudut mata pisau pada kecepatan maksimum. Sudut 90° membutuhkan konsumsi bahan bakar tertinggi, yang mencerminkan peningkatan beban mesin saat memotong gulma pada sudut yang lebih besar. Dari segi efisiensi pemotongan, sudut mata pisau 50° pada kecepatan minimum menghasilkan efisiensi tertinggi, yaitu 91%, sedangkan sudut 90° pada kecepatan maksimum menunjukkan efisiensi terendah, yaitu 85%.
Weeds in paddy fields often compete with rice plants for resources such as water, nutrients, and sunlight, thereby disrupting the growth of the main crop and reducing yield. The use of mechanical weeding tools is considered more efficient than manual methods, especially in large paddy fields. However, the effectiveness of weeding machines is significantly influenced by the design and blade angle used. Therefore, this study was conducted to evaluate the effect of blade angles (50°, 70°, and 90°) on the performance of the tool in weeding, with the aim of determining the optimal blade configuration. The study was carried out in the paddy fields of Tampieng Tunong Village, Indrajaya Subdistrict, Pidie District, and at the Research Center for Mechanization and Agricultural Engineering, Syiah Kuala University, Banda Aceh, from May to September 2024. The equipment used included a Radin brand grass-cutting machine, a tachometer, a computer with AutoCAD software, and auxiliary tools such as an electric welding machine and grinder for blade modifications. The machine was tested at minimum and maximum speeds for each modified blade angle, with measurements including actual field capacity, theoretical field capacity, fuel consumption, and weeding efficiency. The results showed that at minimum speed, a blade angle of 90° produced the highest actual field capacity, at 0.0508 m²/second, slightly higher than the 50° and 70° angles. This indicates that at a 90° angle, the machine can cut more weeds in a shorter amount of time. Additionally, it was found that fuel consumption tended to increase with larger blade angles at maximum speed. The 90° angle required the highest fuel consumption, reflecting the increased machine load when cutting weeds at a larger angle. In terms of cutting efficiency, the 50° blade angle at minimum speed achieved the highest efficiency, at 91%, while the 90° angle at maximum speed showed the lowest efficiency, at 85%.
MODIFIKASI DAN UJI KINERJA MATA PISAU MESIN PEMOTONG RUMPUT TIPE GENDONG PADA PENYIANGAN GULMA DI LAHAN SAWAH (MOHD. RIFQI AKBAR, 2024)
PERANCANGAN MESIN PERAJANG RUMPUT GAJAH UNTUK PAKAN TERNAK (Fitriadi, 2024)
ANALISIS ERGONOMI PADA PENGOPERASIAN MESIN PEMOTONG RUMPUT TIPE GENDONG (andi, 2014)
MODIFIKASI MATA PISAU PENCACAH DENGAN TIPE CONICAL BURR MILL PADA MESIN PENGGILING BIJI KOPI (COFFEA SP) (M Saifan Saputra, 2017)
PERENCANAAN MESIN PEMOTONG JERAMI UNTUK PAKAN TERNAK (Indra Gunawan, 2023)