PELAKSANAAN PENYIDIKAN JARIMAH PEMERKOSAAN TERHADAP ANAK (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR NAGAN RAYA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PELAKSANAAN PENYIDIKAN JARIMAH PEMERKOSAAN TERHADAP ANAK (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR NAGAN RAYA)


Pengarang

SINTA SEVIRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Mukhlis - 196804211994021002 - Dosen Pembimbing I
Yusri - 196312171989031004 - Penguji
Ida Keumala Jempa - 196811081994032002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2103101010036

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

345.025 554

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
SINTA SEVIRA
2024 PELAKSANAAN PENYIDIKAN JARIMAH PEMERKOSAAN TERHADAP ANAK (Suatu Penelitian di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Nagan Raya)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(vi, 56), pp.,tabl.,bibl.
(Mukhlis, S.H., M.Hum.)
Pasal 50 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat menyebutkan Setiap orang yang dengan sengaja melakukan Jarimah Pemerkosaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 48 terhadap anak-diancam dengan 'Uqubat Ta'zir cambuk paling sedikit 150 (seratus lima puluh) kali, paling banyak 200 (dua ratus) kali atau denda paling sedikit 1.500 (seribu lima ratus) gram emas murni, paling banyak 2.000 (dua ribu) gram emas murni atau penjara paling singkat 150 (seratus lima puluh) bulan, paling lama 200 (dua ratus) bulan. Berdasarkan kasus, kenyataan nya jarimah pemerkosaan terhadap anak masih terjadi di Wilayah Hukum Polres Nagan Raya dan dalam penyidikannya penyidik mengalami beberapa hambatan.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan penyidikan jarimah pemerkosaan terhadap anak yang terjadi di Wilayah Hukum Polres Nagan Raya, hambatan-hambatan yang dialami dalam penyidikan jarimah pemerkosaan terhadap anak serta upaya yang dilakukan oleh Kepolisian Resor Nagan Raya untuk mengatasi hambatan dalam penyidikan jarimah pemerkosaan terhadap anak.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris, untuk mendapatkan data pada penelitian ini didapatkan melalui penelitian lapangan terhadap responden dan informan dan juga penelitian kepustakaan melalui penelusuran literatur-literatur yang berhubungan dengan penelitian ini.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan penyidikan terhadap jarimah pemerkosaan terhadap anak ini dilakukan sepenuhnya oleh penyidik Polres Nagan Raya, dalam penyidikannya penyidik mengikuti segala tahap penyidikan berdasarkan ketentuan yang terdapat di dalam Qanun Aceh Nomor 7 Tahun 2013 Tentang Hukum Acara Jinayat. Hambatan-hambatan dalam penyidikan adalah berupa korban tidak berani melapor kepada pihak kepolisian, pelaku yang melarikan diri, tidak adanya saksi yang melihat langsung kejadian, saksi korban yang trauma sehingga sulit untuk dimintai keterangan, keterbatasan waktu bagi penyidik. Upaya yang dilakukan oleh Polres Nagan Raya untuk mengatasi hambatan tersebut berupa memberikan bantuan dalam proses visum bagi korban, memberikan pendampingan psikolog bagi anak serta bekerjasama dengan pihak kepolisian dari daerah lain untuk menemukan Tersangka.
Disarankan kepada Penyidik Polres Nagan Raya untuk mengembangkan teknik penyidikan dan melibatkan penyidik PNS dari Wilayatul Hisbah selama proses penyidikan. Disarakan kepada pemerintah untuk dapat memfasilitasi sarana dan prasarana yang dibutuhkan bagi pelaksanaan penyidikan di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Nagan Raya.

Citation



    SERVICES DESK