ADAT PEUMANOE PUCOK OLEH MASYARAKAT DESA SEUMANTOK KECAMATAN PANTE CEUREUMEN KABUPATEN ACEH BARAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ADAT PEUMANOE PUCOK OLEH MASYARAKAT DESA SEUMANTOK KECAMATAN PANTE CEUREUMEN KABUPATEN ACEH BARAT


Pengarang

Ulfa Julia Imran - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Sanusi - 197304141998021001 - Dosen Pembimbing I
Maimun - 198104202010121003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2006101010002

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Ulfa Julia Imran. (2024). Adat Peumanoe Pucok oleh Masyarakat Desa Seumantok Kecamatan Pante Ceureumen Kabupaten Aceh Barat. [Skripsi, Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Dr. Sanusi, S.Pd.,M.Si dan Maimun, S.Pd., M.A.

Peumanoe Pucok merupakan salah satu prosesi yang ada pada adat pernikahan masyarakat Aceh Khususnya di Desa Sumantok Kecamatan Pante Ceuremen Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini bertujuan untuk (1).Mendeskripsikan dan menganalisis prosesi pelaksanaan peumanoe pucok di Desa Seumantok Kecamatan Pante Cermen Kabupaten Aceh Barat (2).Mendeskripsikan dan menganalisis nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam prosesi Peumanoe pucok Kecamatan Pante Cermen Kabupaten Aceh Barat (3).Mendeskripsikan dan menganalisis keunikan yang ada dalam adat Peumanoe Pucok di Desa Seumantok Kecamatan Pante Ceurmen Kabupaten Aceh Barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan kualitatif Dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam dengan para tokoh adat serta masyarakat di Desa Seumantok serta dokumentasi yang dilakukan saat acara dilaksanakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persiapan yang dilakukan dalam peumanoe pucok adalah menyiapkan alat alat dan bahan yang diperlukan untuk pelaksanan peumanoe pucok, persiapan ini biasa dilakukan sehari sebelum peumanoe pucok dilakukan karna masyarakat harus mencari pucuk pucuk daun , dan menyiapkan bu membungong (2) Nilai yang bisa kita ambil dan terapkan dari prosesi peumanoe pucok adalah nilai religius, kerja sama , serta gotong royong. cara untuk menanamkan nilai-nilai yang ada adalah dengan cara mengajak anak-anak maupun masyarakat untuk ikut serta dalam pelaksanaan peumanoe pucok di desa seumantok. (3) keunikan yang terdapat dalam peumanoe pucok adalah pemberian emas dan membawa bu membungong yang diberikan oleh para kerabat serta para sepupu pada saat dilakukannya peumanoe pucok ini khususnya hanya dilakukan di desa seumantok berbeda dengan desa desa lainnya di aceh barat. Simpulan pada penelitian ini adalah peumanoe pucok bukan hanya sebagai sebuah adat dalam masyarakat namun juga sebagai ruang untuk melestarikan nilai nilai religius, gotong royong , solidaritas serta integritas dalam bermasyarakat.penelitian ini menggaris bawahi pentingnya mempertahankan adat istiadat sebagai warisan budaya yang sarat akan makna serta nilai-nilai, tanpa adanya fokus pada masalah atau tantangan yang dihadapi. penelitian ini berkonstribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang peran adat dalam memebentuk identitas serta nilai-nilai masyarakat serta kelestarian budaya lokal.Saran dalam penelitian ini untuk pemerintah agar menguatkan peran adat dan budaya dalam menjaga dan melestarikan adat istiadat serta masyarakat dapat terus mempertahankan adat dan budaya yang ada di tengah perkembangan arus globalisasi .

Kata Kunci : Adat, Masyarakat, Peumanoe Pucok

Ulfa Julia Imran. (2024). Peumanoe Pucok Custom by the Seumantok Village Community, Pante Ceureumen District, West Aceh Regency. [Skripsi, Syiah Kuala University]. Under the guidance of Dr. Sanusi, S.Pd., M.Si and Maimun, S.Pd., M.A. Peumanoe Pucok is one of the processions in the wedding customs of the Acehnese people, especially in Sumantok Village, Pante Ceuremen District, West Aceh Regency. This study aims to (1). Describe and analyze the procession of the implementation of peumanoe pucok in Seumantok Village, Pante Cermen District, West Aceh Regency (2). Describe and analyze the values contained in the Peumanoe pucok procession in Pante Cermen District, West Aceh Regency (3). Describe and analyze the uniqueness of the Peumanoe Pucok custom in Seumantok Village, Pante Ceurmen District, West Aceh Regency, exploring the uniqueness and values of the peumanoe pucok custom. The research method used is a qualitative method with an ethnographic approach, data collection techniques using observation, in-depth interviews with traditional leaders and the community in Seumantok Village and documentation carried out during the event. The results of the study show that (1) peumanoe pucok in Seumantok village was originally a custom brought by people from Nagan Raya district who then lived and have been living for a long time in Seumantok Village or in Pante Ceureumen sub-district and has become a habit that is carried out continuously by the community , peumanoe pucok in Seumantok village is an activity carried out by all the people in Seumantok village (2) The values that we can take and apply from the peumanoe pucok procession are religious values, cooperation and mutual cooperation. The way to instill existing values is by inviting children and the community to participate in the implementation of peumanoe pucok in Seumantok village. (3) giving gold and carrying bu bungong which is given by relatives and cousins at the time of peumanoe pucok. This is especially only done in Seumantok village, which is different from other villages in West Aceh. The conclusion of this study is that peumanoe pucok is not only a custom in society but also a space to preserve religious values, mutual cooperation, solidarity and integrity in society. This study underlines the importance of maintaining customs as a cultural heritage that is full of meaning and values, without any focus on the problems or challenges faced. This research contributes to a deeper understanding of the role of customs in shaping the identity and values of society and the sustainability of local culture. The suggestion in this research is for the government to strengthen the role of customs and culture in maintaining and preserving customs and society can continue to maintain existing customs and culture in the midst of the development of globalization. Keywords: Customs, Society, Peumanoe Pucok

Citation



    SERVICES DESK