Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN ASPEK TEKNIS PEMELIHARAAN SAPI POTONG DI KECAMATAN RNPADANGSIDIMPUAN TENGGARA KOTA PADANGSIDIMPUAN
Pengarang
Risyad Zaidan Harahap - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Hendra Koesmara - 198703052019031008 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Resthu - 199311172022031008 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2005104010012
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RISYAD ZAIDAN HARAHAP. 2005104010012. Kajian Aspek Teknis Pemeliharaan Sapi Potong Di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan dibimbing oleh Hendra Koesmara sebagai ketua dan Muhammad Resthu sebagai anggota.
RINGKASAN
Sapi potong merupakan salah satu ternak ruminansia yang berkontribusi besar sebagai penghasil daging dalam pemenuhan kebutuhan pangan/protein hewani. Sapi potong berperan sebagai penyumbang daging terbesar dari kelompok ruminansia terhadap produksi daging nasional. Sehingga, apabila dikelola dengan baik akan menjadi usaha yang cukup menguntungkan. Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara merupakan suatu wilayah yang memiliki potensi dalam pemeliharaan sapi potong dikarenakan daerah tersebut merupakan lumbung pertanian Kota Padangsidimpuan dengan luas persawahan sebesar 26,16% dan perkebunan sebesar 35,17% dari total luas daerah sebesar 3770 Hektar. Populasi sapi potong di Kota Padangsidimpuan pada tahun 2022 sebanyak 1.128 ekor, pada tahun 2021 sebanyak 899 ekor dan pada tahun 2020 sebanyak 789 ekor (Dinas Pertanian Kota Padangsidimpuan, 2022).
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Februari 2024 di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan Provinsi Sumatera Utara. Data yang diperlukan dalam penelitian ini berasal dari perhitungan terhadap aspek-aspek teknis pemeliharaan ternak mengacu kepada pedoman yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Peternakan (1992), diantaranya pemuliaan dan reproduksi, makanan, tatalakasana pemeliharaan, kesehatan, kandang dan perlengkapan. Metode penelitian ini menggunakan metode survei untuk memperoleh data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan wawancara langsung dengan peternak sapi potong dilokasi penelitian. Instrumen yang digunakan yaitu panduan wawancara (kuesioner) dan observasi lapangan. Data sekunder, diperoleh dari instansi dinas yang terkait dalam penelitian yang dilakukan seperti Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Utara, Dinas Pertanian Kota
Padangsidimpuan, Badan Pusat Statistik Kota Padangsidimpuan dan pemerintah setempat kecamatan Padangsidimpuan Tenggara yang meliputi keadaan fisik dan keadaan sosial ekonomi masyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aspek teknis pemeliharaan ternak sapi potong di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara adalah 51,06%, diantaranya penerapan aspek teknis pemuliaan dan reproduksi 55,71%, aspek pakan 31,48%, aspek tatalaksana pemeliharaan 51,13%, aspek kesehatan 73,07% dan aspek kandang dan perlengkapan 78,23%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan aspek teknis pemeliharaan sapi potong di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan belum sesuai dengan pedoman aspek teknis pemeliharaan sapi potong yang diterbitkan oleh Direktorat
Jenderal Peternakan 1992.
RISYAD ZAIDAN HARAHAP. 2005104010012. Study of Technical Aspects of Beef Cattle Maintenance in Padangsidimpuan Tenggara District, Padangsidimpuan City, guided by Hendra Koesmara as chairman and Muhammad Resthu as member. SUMMARY Beef cattle are one of the ruminant livestock that contribute greatly as meat producers in meeting food/animal protein needs. Beef cattle play a role as the largest contributor of meat from the ruminant group to national meat production. So, if managed properly, it will be a fairly profitable business. Padangsidimpuan Tenggara District is an area that has potential in beef cattle maintenance because the area is the agricultural barn of Padangsidimpuan City with a rice field area of 26.16% and plantations of 35.17% of the total area of 3770 hectares. The population of beef cattle in Padangsidimpuan City in 2022 was 1,128, in 2021 it was 899 and in 2020 it was 789 (Padangsidimpuan City Agriculture Service, 2022). This research was conducted from January to February 2024 in the Padangsidimpuan Tenggara District, Padangsidimpuan City, North Sumatra Province. The data needed in this study comes from calculations of the technical aspects of livestock maintenance referring to the guidelines issued by the Directorate General of Animal Husbandry (1992), including breeding and reproduction, food, maintenance procedures, health, pens and equipment. This research method uses a survey method to obtain primary and secondary data. Primary data was obtained by direct interviews with beef cattle farmers at the research location. The instruments used were interview guides (questionnaires) and field observations. Secondary data, obtained from related agencies in the research conducted such as the Animal Husbandry and Animal Health Service of North Sumatra Province, the Agriculture Service of Padangsidimpuan City, the Central Statistics Agency of Padangsidimpuan City and the local government of Padangsidimpuan Tenggara District which includes the physical condition and socio-economic conditions of the community. The results of the study showed that the application of technical aspects of beef cattle maintenance in Padangsidimpuan Tenggara District was 51.06%, including the application of technical aspects of breeding and reproduction 55.71%, feed aspects 31.48%, maintenance management aspects 51.13%, health aspects 73.07% and cage and equipment aspects 78.23%. It can be concluded that the implementation of technical aspects of beef cattle maintenance in Padangsidimpuan Tenggara District, Padangsidimpuan City is not in accordance with the guidelines for technical aspects of beef cattle maintenance issued by the Directorate General of Animal Husbandry in 1992.
ASPEK TEKNIS PEMELIHARAAN SAPI POTONG DI KECAMATAN TENGGULUN KABUPATEN ACEH TAMIANG (IBNU KHALDUN SUKMA, 2025)
KAJIAN ASPEK TEKNIS PEMELIHARAAN SAPI POTONG DI KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR (ANDREAN, 2025)
SISTEM PEMELIHARAAN SAPI POTONG DI KECAMATAN KUTA COT GLIE DAN KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR (ABIZAR, 2015)
KAJIAN ASPEK TEKNIS PEMELIHARAAN SAPI PERANAKAN ONGOLE DI KECAMATAN SOSA TIMUR KABUPATEN PADANG LAWAS SUMATERA UTARA (Siti Fadhilah Rizqa, 2024)
KAJIAN ASPEK TEKNIS PEMELIHARAAN SAPI POTONG DI KECAMATAN BLANGKEJEREN KABUPATEN GAYO LUES (Ruhdiana Mahara, 2024)