KAJIAN MUTU IRISAN REBUNG BETUNG(DENDROCALAMUS ASPER) DALAM KEMASAN SELAMA PENYIMPANAN SUHU RENDAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN MUTU IRISAN REBUNG BETUNG(DENDROCALAMUS ASPER) DALAM KEMASAN SELAMA PENYIMPANAN SUHU RENDAH


Pengarang

Nganga Lara Ananta - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1005106010007

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Rebung merupakan tunas bambu muda yang digolongkan kedalam sayuran. Rebung yang sering diolah sebagai campuran masakan biasanya telah diiris tipis, masyarakat aceh menggunakan rebung atau bak trieng (bahasa Aceh) sebagai bahan campuran sayuran. Rebung betung memiliki rasa yang paling enak jika dibandingkan dengan rebung yang lainnya. Kerusakan pada rebung terjadi pada waktu panen, penyimpanan dan transportasi. Untuk mengurangi kerusakan tersebut, maka perlu menggunakan kemasan dan kondisi penyimpanan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tebal irisan dan jenis kemasan terhadap mutu rebung selama penyimpanan.
Penelitian ini menggunakan rebung betung (Dendrocalamus asper) diiris dengan ketebalan 0,5, 1 dan 1,5 cm, dikemas dalam kemasan polipropilen, polietilen dan tanpa kemasan yang disimpan dengan suhu rendah 50C selama 10 hari. Analisis yang dilakukan terhadap mutu rebung yang meliputi susut bobot, kadar abu dan kekerasan serta uji organoleptik (hedonik) yang meliputi aroma, tekstur dan warna.
Hasil penilitian menunjukkan bahwa perlakuan terhadap rebung dalam kemasan polietilen dengan irisan 0,5cm dapat bertahan selama 10 hari dengan nilai susut bobot 9,1%, kadar abu 11,1%, kekerasan 0,38%. Hasil uji organoleptik (hedonik) panelis memberi skor 2,4 (netral) untuk semua parameter (aroma, tektur dan warna) pada hari ke-10. Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa susut bobot rebung dipengaruhi oleh kemasan, kadar abu dipengaruhi oleh ketebalan sedangkan kekerasan dipengaruhi oleh kemasan dan ketebalan. Hasil regresi antara nilai kekerasan hasil pengukuran (objektif) dengan skor tekstur (subjektif) menunjukkan bahwa perlakuan dengan kemasan polietilen memiliki hubungan yang erat, hal ini ditunjukkan dengan nilai R2 yang lebih besar yaitu 0,879.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK