IMPLEMENTASI MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA UNTUK MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI SMP KABUPATEN ACEH BARAT DAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

IMPLEMENTASI MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA UNTUK MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI SMP KABUPATEN ACEH BARAT DAYA


Pengarang

Dedi Istakri - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Hizir - 196805311993031003 - Dosen Pembimbing I
Ismail - 197507062006041007 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2209200050052

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

IMPLEMENTASI MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA UNTUK MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN
DI SMP KABUPATEN ACEH BARAT DAYA

Oleh : Dedi Istakri
NPM : 2209200050052

Komisi Pembimbing:
1. Prof. Dr. Hizir
2. Dr. Ismail, M. Pd.

ABSTRAK
Manajemen sarana dan prasarana merupakan sebuah upaya yang dilakukan dalam pengelolaan sarana dan prasarana agar nilai gunanya tidak menurun, memperpanjang usia pemakaian, menunjang efisiensi biaya, bisa tetap laik fungsi dan meningkatkan mutu pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengelolaan sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pembelajaran yang meliputi: perencanaan, pengadaan, inventarisasi, penggunaan, penyimpanan, pemeliharaan, perawatan dan hambatan. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Peneliti bertindak sebagai instrumen kunci yang akan merencanakan, melaksanakan, mengumpulkan data, menganalisis data, menafsirkan data dan melaporkan hasil penelitian. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengecekan keabsahan data dengan pengamatan lebih tekun dan menguji triangulasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang sapras, dan guru. Hasil penelitian yang ditemukan: (1) Perencanaan diawali dengan menganalisa hasil rapor pendidikan dan usulan guru tentang kebutuhan sarana dan prasarana, usulan dilakukan dengan sistem bottom-up yang melibatkan tim pengembangan sekolah yang dilaksanakan pada bulan November dan hasil keputusan akan di input kedalam Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS); (2) Pengadaan barang dan jasa dilaksanakan melalui Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLaH), yang membantu sekolah agar pengadaan sarana dan prasarana lebih transparan, akuntabel, dan efisien. Inventarisasi merupakan usaha untuk mendata sarana dan prasarana sehingga dapat memberi informasi tentang penamaan, jumlah, ukuran, merek, kondisi fisik, tahun pembuatan dan harga perolehan; (3) Penggunaan sarana dan prasarana sesuai dengan SOP dan tata tertib sehingga dapat membantu meningkatkan keteraturan dan memaksimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana yang terbatas menjadi lebih efektif dan efisien dan dapat meningkatkan mutu pembelajaran; (4) Penyimpanan sarana menggunakan ruang laboratorium dan ruang tata usaha yang pengamanannya sudah dilengkapi Close Circuit Television (CCTV) dan besi pengaman. Pemeliharaan dan perawatan dilakukan dengan pembersihan, pengisian daya baterai, dan perbaikan; (5) Hambatan yang ada seperti pembagian jadwal penggunaan sarana, sarana yang tidak difungsikan karena terbatasnya sumber daya manusia, ruang penyimpanan khusus yang belum tersedia, sarana yang belum diberi penomoran dan pengkodefikasian sesuai aturan yang ada dan anggaran untuk pemeliharaan dan perawatan yang masih terbatas. Hambatan tersebut akan dapat menyebabkan sarana dan prasarana tidak terawat, mudah rusak dan memperpendek usia pakai sarana.

Kata Kunci: Manajemen sarana dan prasarana, dan mutu pembelajaran

IMPLEMENTATION OF FACILITIES AND INFRASTRUCTURE MANAGEMENT TO IMPROVE THE QUALITY OF LEARNING AT JUNIOR HIGH SCHOOLS IN SOUTHWEST ACEH REGENCY ABSTRACT (Dedi Istakri) The management of facilities and infrastructure is an effort made to manage these resources so that their utility value does not decrease, extend the age of use, support cost efficiency, remain functional, and improve the quality of learning. This study aims to understand the management of facilities and infrastructure in enhancing the quality of education, which includes planning, procurement, inventory, use, storage, maintenance, care, and obstacles. This research was conducted qualitatively as a case study. The researcher is the vital instrument who will plan, implement, collect, analyze, interpret, and report the research results. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation. The technique of checking data validity with more intensive observation and triangulation. The subjects of this study are the principal, the vice-principal in charge of school facilities and infrastructure, and teachers. The study's findings are as follows: (1) Planning begins with analyzing the educational report card results and teachers' proposals regarding the needs for facilities and infrastructure. These proposals are made using a bottom-up system involving the school development team in November, and the decisions are input into the School Activity and Budget Plan Application (ARKAS); (2) Procurement of goods and services is carried out through the School Procurement Information System (SIPLaH), which helps schools make the procurement of facilities and infrastructure more transparent, accountable, and efficient. Inventory efforts aim to document facilities and infrastructure, providing information on names, quantities, sizes, brands, physical conditions, manufacturing years, and acquisition costs; (3) The use of facilities and infrastructure follows standard operating procedures (SOP) and regulations to help improve orderliness and maximize the effective and efficient utilization of limited facilities and infrastructure, thus enhancing the quality of learning; (4) Storage of facilities uses laboratories and administrative offices equipped with security measures such as Closed Circuit Television (CCTV) and security bars. Maintenance and care involve cleaning, battery charging, and repairs; (5) Obstacles include scheduling the use of facilities, facilities that are not utilized due to limited human resources, lack of special storage spaces, facilities that have not been numbered and coded according to existing rules, and limited budgets for maintenance and care. These obstacles can lead to neglected facilities and infrastructure, easily damaged, and shortening their lifespan. Keywords: Management of facilities and infrastructure, and the quality of learning

Citation



    SERVICES DESK