Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TANGGUNG JAWAB PEMENUHAN HAK KESEHATAN ANAK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Maya Febrina - Personal Name;
Dosen Pembimbing
M. Zuhri - 196804131994021001 - Dosen Pembimbing I
Zahratul Idami - 197012081997022001 - Penguji
Roslaini Ramli - 196602261993032002 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1803101010021
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
MAYA FEBRINA TANGGUNG JAWAB PEMENUHAN
HAK KESEHATAN ANAK PADA
2023 MASA PANDEMI COVID-19 DI KOTA
BANDA ACEH
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(v, 61), pp, bibl.
M. Zuhri, S.H., M.H
Peraturan Gubernur Aceh Nomor 14 Tahun 2019 tentang Pencegahan dan Penanganan Stunting Terintegrasi di Aceh menjadi dasar dalam penanganan kasus stunting di Aceh. Kota Banda Aceh menjadi salah satu kota di Aceh yang memiliki jumlah kasus yang tinggi. Dalam kajian ini ingin melihat bagaimana pemerintah Kota Banda Aceh dalam menangani kasus stunting tersebut dimana pandemi menambah tantangan pemerintah dalam upaya menurunkan prevelensi stunting.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam pemenuhan hak kesehatan anak pada masa Pandemi Covid-19 serta hambatan yang dihadapi pemerintah dalam pemenuhan hak kesehatan anak pada masa pandemi Covid-19.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris, yaitu pendekatan dengan melihat suatu kenyataan hukum di dalam masyarakat. Data penelitian ini bersumber dari data primer yang diperoleh melalui hasil wawancara dan sekunder diperoleh melalui penelitian kepustakaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab Pemerintah Kota Banda Aceh dalam penanganan stunting masih belum optimal terlihat dari jumlah kasus stunting yang masih tinggi. Adapun hambatan yaitu kurangnya partisipasi masyarakat terhadap kegiatan posyandu maupun kegiatan rumoh gizi gampong, pemahaman masyarakat yang masih minim tentang stunting, kemudian faktor budaya dimasyarakat dan Sumber Daya Manusia khususnya bagi para kader. Dan turunnya kepercayaan masyarakat pascapandemi Covid-19.
Diharapkan kepada Pemerintah Kota Banda Aceh dan dinas terkait dalam percepatan penurunan kasus stunting untuk lebih meningkatkan promosi kesehatan, pelayanan kesehatan, kemudahan layanan dan tepat sasaran guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BAGI ANAK USIA DINI SAAT MASA PANDEMI COVID-19 DI TKIT BAITUSSALIHIN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH (Nanda Habibah, 2021)
UPAYA ORANG TUA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ANAK DI RUMAH SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 (PUTRI MAHARA, 2020)
UPAYA PIHAK SEKOLAH DALAM MEMBENTUK KARAKTERRN SISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI RNSMP NEGERI 8 BANDA ACEH (Mursida, 2022)
PERAN KELUARGA DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK USIA DINI DI MASA PANDEMI COVID-19 (DELVIRA, 2021)
PERAN ORANG TUA DALAM PROSES PEMBELAJARAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI GAMPONG ASAN KECAMATAN KOTA SIGLI KABUPATEN PIDIE (NURFAZLIANI, 2021)