KENDALA MAHASISWA PGSD FKIP USK DALAM MENGIKUTI PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) USK UNGGUL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KENDALA MAHASISWA PGSD FKIP USK DALAM MENGIKUTI PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) USK UNGGUL


Pengarang

SITI WAHYU SUNANDAYANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nurmasyitah - 198505072010122004 - Dosen Pembimbing I
Mislinawati - 198101042008122002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1906104040067

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1) / PDDIKTI : 86206

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FKIP., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) USK Unggul merupakan kebijakan baru yang diluncurkan oleh Universitas Syiah Kuala untuk mendukung program MBKM nasional. Dalam pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) USK Unggul banyak keluhan dari mahasiswa karena mengalami kendala dalam proses pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala apa saja yang dialami oleh mahasiswa selama mengikuti program MBKM USK Unggul di sekolah penugasan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah mahasiswa angakatan 2020 yang telah selesai mengikuti program MBKM USK USK Unggul. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan angket dengan mewawancarai 10 mahasiswa untuk mengetahui apa saja kendala mahasiswa dan membagikan kuesioner kepada 40 mahasiswa untuk mengetahui seberapa banyak mahasiswa mengalami kendala. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif yaitu reduksi data (Data Reducation), penyajian data (Data Display) dan kesimpulan/verifikasi data (Conclusion Drawing/Verification). Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa kendala mahasiswa dalam mengikuti progam Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) USK Unggul yaitu: (1) Penugasan, mahasiswa terbebani dengan pemberian tugas dilaman web Kampus Mengajar USK. (2) Pihak Sekolah yang kurang mendukung mahasiswa dalam melaksanakan program (3) Mahasiswa yang kurang memahami materi saat pembekalan serta kurang berkontribusi dalam kelompok (4) Biaya yang diberikan diakhir penugasan (5) Pihak Koordniator program yang kurang responsif menganggapi laporan mahasiswa.

USK Unggul's Independent Learning Campus (MBKM) is a new policy launched by Syiah Kuala University to support the national MBKM program. During the implementation of USK Unggul's Independent Learning Campus (MBKM) there were many complaints from students because they experienced obstacles in the implementation process. This research aims to find out what obstacles students experience while participating in the USK Unggul MBKM program at their assigned school. This research is qualitative research with descriptive research type. The data source in this research is students from the 2020 class who have completed the USK Unggul MBKM USK program. The data collection techniques used were interviews and questionnaires by interviewing 10 students to find out what student obstacles were and distributing questionnaires to 40 students to find out how many students experienced obstacles. The data obtained was then analyzed using qualitative data analysis techniques, namely data reduction (Data Reduction), data presentation (Data Display) and data conclusion/verification (Conclusion Drawing/Verification). Based on the results of the data analysis, it can be concluded that the obstacles for students in participating in the USK Unggul Independent Campus Learning (MBKM) program are: (1) Assignments, students are burdened with giving assignments on the USK Teaching Campus website. (2) The school does not support students in implementing the program (3) Students do not understand the material during briefings and do not contribute enough to the group (4) Fees are given at the end of the assignment (5) The program coordinator is less responsive in responding to student reports.

Citation



    SERVICES DESK