Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TINJAUAN KRIMINOLOGIS PENAMBANGAN EMAS SECARA TRADISONAL TANPA IZIN (SUATU PENELITIAN DI KECAMATAN LABUHAN HAJI, KABUPATEN ACEH SELATAN)
Pengarang
YOSSI ASNA SAFITRI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Ainal Hadi - 196810241993031001 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1903101010258
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Ainal Hadi, S.H., M.Hum
Larangan untuk melakukan penambangan tanpa izin diatur dalam Pasal 158 Undang-
Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009
Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, yang berbunyi; "Setiap orang yang
melakukan Pertambangan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 dipidana dengan
pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100.000.000.000,00
(seratus miliar rupiah)”. Namun, kenyataannya masih banyak yang melakukan
pertambangan tanpa izin di Kecamatan Labuhan Haji.
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan penyebab terjadinya tindak pidana
penambangan emas secara tradisional tanpa izin, dan upaya yang telah dilakukan untuk
menanggulangi tindak pidana penambangan emas secara tradisional tanpa izin.
Untuk memperoleh data dalam penulisan skripsi ini maka dilakukan penelitian
kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan untuk memperoleh
data yang bersifat teoritis dengan mempelajari peraturan perundang-undangan, buku, jurnal,
dan website. Sedangkan penelitian lapangan untuk mendapatkan data dengan mewawancarai
responden dan informan.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa penyebab terjadinya
penambangan emas secara tradisional tanpa izin hingga saat ini di Kecamatan Labuhan Haji
yaitu; menghindari pajak, kurangnya kesadaran hukum, hukuman yang tidak memberikan
efek jera, adanya kekosongan hukum, dan kurang pedulian masyarat terhadap kejahatan
lingkungan. Upaya yang telah dilakukan untuk menanggulangi tindak pidana penambangan
emas secara tradisional tanpa izin di Kecamatan Labuhan Haji adalah upaya penal, yang
dilakukan melalui jalur hukum dengan penjatuhan sanksi pidana kepada pelaku.
Disarankan instansi pemerintah disarankan untuk membuat peraturan Kepada
Pemerintah Aceh disarankan serta dirapkan untuk segera mengusul mengenai WPR kepada
pemerintah pusat dan mempermudah untuk mendaftar perizinan. Kepada Kepolisian untuk
terus mengawasi area-area yang sering menjadi tempat pertambangan illegal.Kepada Hakim
di sarankan untuk lebih tegas dalam pemberian sanksi agar para pelaku mendapatkan efek
jera atas perbuatannnya.
Yossi Asna Safitri
2023
Tinjauan Kriminologis Penambangan Emas
Secara Tradisional Tanpa Izin (Suatu
Penelitian Di Kecamatan Labuhan Haji,
Kabupaten Aceh Selatan)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(iv,60), pp., tabl., bibl.
Tidak Tersedia Deskripsi
POLA SEBARAN BIOTA BERDASARKAN SUBSTRAT DAN SPESIES MANGROVE DI KECAMATAN LABUHAN HAJI KABUPATEN ACEH SELATAN (Rasma Hasyiati, 2023)
KAJIAN DAMPAK LINGKUNGAN KEGIATAN PENAMBANGAN EMAS TANPA IZIN (PETI) PADA KECAMATAN BEUTONG KABUPATEN NAGAN RAYA (Nurliana, 2019)
PENERAPAN KETENTUAN PIDANA TERHADAP TINDAKRNPIDANA PENAMBANGAN EMAS TANPA IZIN (SUATU PENELITIAN DI KABUPATEN ACEH JAYA) (supriadi, 2015)
KOMPOSISI EPIFAUNA BERDASARKAN SUBSTRAT DASAR PERAIRAN DI KAWASAN PESISIR KECAMATAN TAPAKTUAN DAN LABUHAN HAJI KABUPATEN ACEH SELATAN (Gita viadanti . A, 2015)
PERHITUNGAN KEBUTUHAN LAHAN PARKIR PELABUHAN PENYEBERANGAN LABUHAN HAJI ACEH SELATAN (S.M.M. Abdul Aziz Qalil, 2018)