Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TINDAK PIDANA MENANGKAP DAN MENGANGKUT SATWA LIAR YANG DILINDUNGI JENIS SIAMANG DALAM KEADAAN HIDUP (STUDI PADA PUTUSAN NOMOR 181/PID.B/LH/2020/PN BIR)
Pengarang
SHAVIRA MAIZA KESUMA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Khairil Akbar - 199104172019031017 - Dosen Pembimbing I
Eddy Purnama - 196205261989031002 - Penguji
Ainal Hadi - 196810241993031001 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1803101010085
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi, Siamang tergolong dalam satwa liar yang dilindungi oleh Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (UU KSDE), namun pada kenyataannya masih terdapat kasus menangkap dan mengangkut satwa dilindungi yang notabenenya adalah satwa liar.
Penulisan skripsi ini bertujuan mengetahui pertimbangan hukum Hakim pada Putusan Nomor 181/Pid.B/LH/2020/PN Bir , modus operandi yang dilakukan pelaku dalam menangkap dan mengangkut satwa liar yang dilindungi jenis Siamang dalam keadaan hidup, dan upaya yang dilakukan dalam menanggulangi masalah menangkap dan mengangkut satwa liar yang dilindungi jenis Siamang dalam keadaan hidup.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis empiris, yaitu suatu cara melihat penerapan hukum yang ada di lapangan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dua cara, yaitu studi lapangan dilakukan dengan cara wawancara bersama responden dan informan serta studi kepustakaan dilakukan dengan cara mengkaji peraturan perundang-undangan, putusan, artikel/penelitian terdahulu, dan bahan hukum/non hukum terkait lainnya.
Hasil penelitian menunjukkan pertimbangan hukum Hakim pada Putusan Nomor 181/Pid.B/LH/2020/PN Bir dalam memutus perkara hukuman yang dijatuhkan masihterlalu ringan, sehingga putusan tersebut belum memberikan efek jera. Modus operandi yang dilakukan ialah pelaku sebagai pemilik dari mobil yang digunakan untuk mengantar Siamang kepada pihak pembeli. Upaya yang ditempuh untuk menanggulangi masalah ini melalui dua upaya, yaitu upaya preventif, seperti memberikan pendidikan kepada masyarakat, dan pelatihan bagi aparat penegak hukum. Serta upaya represif, seperti melakukan penindakan atau upaya hukum dari tahap penyidikan sampai ke pengadilan.
Disarankan penegak hukum lebih mengerahkan fungsinya dalam perlindungan satwa dengan sosialisasi mengenani satwa dilindungi .
Tidak Tersedia Deskripsi
PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PERNIAGAAN SATWA LIAR YANG DILINDUNGI DI ACEH TAMIANG (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH KEPOLISIAN RESOR ACEH TAMIANG) (M. NAUFAL AZIZI, 2024)
TINDAK PIDANA MENYIMPAN DAN MEMPERNIAGAKAN SATWA LIAR DILINDUNGI JENIS TRENGGILING DI ACEH (SUATU PENELITIAN DI BALAI KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM ACEH) (M.ikram Aulia, 2019)
TINDAK PIDANA PERDAGANGAN SATWA YANG DILINDUNGI JENIS BURUNG TIONG MAS (GRACULA RELIGIOSA) (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI TAPAK TUAN) (ZIKRI SABILILLAH, 2025)
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PERNIAGAAN SATWA HIDUP YANG DILINDUNGI (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH) (BUNGA PERTIWI, 2021)
TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DAN PERNIAGAAN ORGAN TUBUH GAJAH SEBAGAI SATWA DILINDUNGI (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI IDI) (TAUFIQURRAHMAN, 2024)