Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERORIENTASI ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM PADA KONTEKS PERSONAL KONTEN DATA DAN KETIDAKPASTIAN DI SMP
Pengarang
MAHFIZATUL JULIA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Cut Morina Zubainur - 197208182002122001 - Dosen Pembimbing I
Dewi Annisa - 198802152019032015 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1906103020041
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP Matematika., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) adalah salah satu sistem evaluasi pendidikan untuk mengembangkan keterampilan siswa. Fokus pelaksanaan AKM adalah pada aspek literasi membaca dan numerasi. Literasi numerasi AKM diharapkan akan melahirkan siswa yang memiliki daya pikir kritis dalam menganalisis informasi. Namun, hasil yang diperoleh belum maksimal, hal ini disebabkan oleh belum tersedianya perangkat pembelajaran yang berorientasi AKM, sehingga perlu disediakan perangkat pembelajaran yang dapat membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran berorientasi AKM. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran yang berorientasi AKM pada konteks personal konten data dan ketidakpastian yang memenuhi kriteria valid. Penelitian ini hanya menjalankan dua dari tiga tahapan pengembangan Plomp (2013) yaitu tahap pengkajian awal (preliminary research) dan tahap perancangan (prototyping phase), tidak sampai ke tahap penilaian (assessment phase). Tahap pengkajian awal terdiri dari kegiatan analisis kebutuhan, analisis konteks, konten, level kognitif, analisis kompetensi AKM, dan analisis format lintasan belajar, RPP, dan LKPD terbaru. Tahap perancangan terdiri atas kegiatan pengembangan instrument, pengembangan lintasan belajar, RPP, LKPD, dan kegiatan validasi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu teman sejawat yang sudah pernah mengembangkan perangkat pembelajaran berorientasi AKM, guru mata pelajaran matematika yang memahami AKM, dan dua orang dosen yang ahli dan pernah melatih AKM. Instrumen yang digunakan adalah lembar analisis kebutuhan, lembar analisis konteks, konten serta level kognitif, lembar analisis kompetensi AKM, lembar analisis format lintasan belajar, RPP dan LKPD terbaru, dan lembar validasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lintasan belajar, RPP, dan LKPD konteks personal konten data dan ketidakpastian terdiri dari tiga pertemuan memenuhi kriteria valid dari aspek isi, konstruk, dan bahasa. Implikasi penelitian ini yaitu perangkat pembelajaran yang dihasilkan perlu dilakukan uji coba kepraktisan dan diterapkan dalam pembelajaran di sekolah.
Minimum Competency Assessment (AKM) is one of the educational evaluation systems designed to develop students' skills. The focus of AKM implementation lies in the aspects of reading and numeracy literacy. AKM numeracy literacy is expected to cultivate students with critical thinking skills for analyzing information. However, the achieved outcomes haven't been optimal due to the lack of AKM-oriented teaching tools. Hence, there is a need to provide instructional materials that can assist educators in conducting AKM-oriented teaching. The aim of this research is to create AKM-oriented instructional materials within the context of personal data content and uncertainty that meet valid criteria. This study covers only two out of three stages of Plomp's development model (2013): the preliminary research stage and the prototyping phase, without reaching the assessment phase. The preliminary research stage involves needs analysis, context analysis, content analysis, cognitive level analysis, AKM competency analysis, and analysis of the learning path format, lesson plans (RPP), and the most recent student activity sheets (LKPD). The prototyping phase consists of developing instruments, the learning path, RPP, LKPD, and validation activities. Data sources for this study include peers who have developed AKM-oriented teaching tools, mathematics teachers knowledgeable about AKM, and two expert instructors who have trained AKM. Instruments used comprise needs analysis sheets, context analysis sheets, content and cognitive level analysis sheets, AKM competency analysis sheets, learning path format analysis sheets, the latest RPP and LKPD, and validation sheets. Data analysis techniques involve data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Research findings indicate that the learning path, RPP, and LKPD in the context of personal data content and uncertainty, spanning three sessions, meet valid criteria in terms of content, construct, and language aspects. The implication of this research is that the developed instructional materials need to be practically tested and applied in school instruction.
PENGEMBANGAN SOAL SETARA ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM (AKM) KONTEKS PERSONAL PADA KONTEN DATA DAN KETIDAKPASTIAN DI SMP (MAULIRA YUNIKA, 2023)
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN DENGAN KONTEKS SOSIAL BUDAYA KONTEN GEOMETRI DAN PENGUKURAN UNTUK MELATIH NUMERASI SISWA (farahurrahmi, 2023)
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SEKOLAH DALAM ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM DI SD NEGERI 1 PEUKAN PIDIE DAN SD NEGERI 2 TIJUE KABUPATEN PIDIE (Nur Iman, 2021)
PENGEMBANGAN SOAL SETARA ASESMEN KOMPETENSI MINIMUN (AKM) NUMERASI DENGAN SUBKONTEKS FINANSIAL PADA KONTEN ALJABAR UNTUK KELAS XI (Zuhrawati, 2023)
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGINTEGRASIKAN KONTEKS LOKAL MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) (Ulvi Hayati, 2021)