SOLUSI NUMERIK MODEL PERUBAHAN GARIS PANTAI (STUDI KASUS: PANTAI ALUE NAGA KOTA BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

SOLUSI NUMERIK MODEL PERUBAHAN GARIS PANTAI (STUDI KASUS: PANTAI ALUE NAGA KOTA BANDA ACEH)


Pengarang

Eri Erdian - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Syarifah Meurah Yuni - 198006072008122001 - Dosen Pembimbing I
Vera Halfiani - 198910062019032014 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1908101010007

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Matematika (S1) / PDDIKTI : 44201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas mipa., 2023

Bahasa

Indonesia

No Classification

518

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pantai Alue Naga merupakan kawasan pesisir yang terletak di Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh. Garis pantai merupakan garis semu yang menjadi acuan pembatas antara darat dan laut. Garis pantai bersifat dinamis, karena dapat mengalami abrasi dan akresi yang dapat menyebabkan pergerakan dan perubahan garis pantai. Abrasi memiliki dampak negatif seperti rusaknya area tambak nelayan. Akresi memiliki dampak negatif seperti mendangkalnya aliran sungai. Upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir terajadinya abrasi dan akresi adalah dengan membangun groin. Groin adalah bangunan pelindung pantai yang dapat menahan gelombang yang menimbulkan terjadinya transpor sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui solusi model dan simulasi pergerakan dan perubahan garis pantai Pantai Alue Naga dalam kurun waktu 360 hari. Pergerakan dan perubahan garis pantai didasarkan pada persamaan kontinuitas sedimen yang didiskritkan menggunakan metode beda hingga skema maju. Pemrograman MATLAB digunakan sebagai alat untuk menghitung besarnya pergerakan dan perubahan garis pantai. Dari penelitian ini diperoleh solusi numerik berupa nilai pergerakan dan perubahan garis pantai selama 360 hari kedepan. Rata-rata laju akresi yang terjadi di Pantai Alue Naga adalah sebesar 0,15 meter pertahun, dan rata-rata laju abrasi sebesar 0,16 meter pertahun.
Kata Kunci: Garis Pantai, Abrasi, Akresi, Groin, Persamaan Kontinuitas, Solusi Numerik

Alue Naga Beach is a coastal area located in the Syiah Kuala District, Banda Aceh City. The coastline is an apparent line that becomes a boundary reference between land and sea. The coastline is dynamic, because it can experience abrasion and accretion which can cause movement and changes in the coastline. Abrasion has a negative impact such as damage to fisherman ponds. Accretion has a negative impact such as shallowing the flow of rivers. Efforts that can be made to minimize the occurrence of abrasion and accretion is to build groins. Groins are coastal protection structures that can withstand waves that cause sediment transport. This study aims to determine model solutions and simulations of movement and changes in the coastline of Alue Naga Beach within 360 days. The movement and change of the shoreline is based on the discrete sediment continuity equation using the finite difference method forward scheme. MATLAB programming is used as a tool to calculate the magnitude of movement and changes in the coastline. From this research, a numerical solution is obtained in the form of the value of movement and changes in the coastline for the next 360 days. The average rate of accretion that occurs at Alue Naga Beach is 0.15 meters per year, and the average rate of abrasion is 0.16 meters per year. Keywords: Coastline, Abrasion, Accretion, Groin, Continuity Equation, Numerical Solution

Citation



    SERVICES DESK