KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL DI MTSN 2 ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL DI MTSN 2 ACEH BESAR


Pengarang

FARACH FAZILLA LUBIS - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Yuhasriati - 196612311991022001 - Dosen Pembimbing I
Mailizar - 198105252006041002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1806103020053

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Matematika., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kemampuan penalaran matematis perlu dikuasai oleh siswa agar mereka dapat
melakukan analisis sebelum menarik kesimpulan. Siswa yang kurang memiliki
kemampuan penalaran matematis akan mengalami kesulitan dalam memecahkan
masalah matematika karena ketidakmampuannya menghubungkan informasi untuk
menarik kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan
penalaran matematis siswa kelas VIII di MTsN 2 Aceh Besar pada materi aritmatika
sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed method) dengan
jenis concurrent triangulation designs. Penelitian ini dilaksanakan di MTsN 2 Aceh
Besar. Pada tahap kuantitatif penelitian ini melibatkan 32 siswa, sedangkan untuk
tahapan kualitatif melibatkan 7 siswa yang dikelompokkan sesuai dengan kategori
kemampuan penalaran matematis. Hasil pengelompokkan tersebut terdiri dari 1
siswa kategori baik, 2 siswa kategori cukup, 2 siswa kategori kurang dan 2 siswa
kategori sangat kurang. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes dan
wawancara. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini
yaitu teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dianalisis secara
kuantitatif deskriptif sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan metode dari
Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Dari hasil analisis data kuantitatif menunjukkan bahwa kemampuan penalaran
matematis siswa termasuk kategori cukup, baik 3%, cukup 47%, kurang 37,5% dan
kategori sangat kurang sebanyak 12,5%. Hasil analisis kualitatif menunjukkan siswa
kategori baik menguasai 5 indikator penalaran matematis, kategori cukup hanya
menguasai beberapa indikator penalaran matematis, kategori kurang menguasai 1
indikator penalaran matematis, sedangkan siswa kategori sangat kurang sama sekali
tidak mampu menggunakan penalaran matematisnya sehingga tidak ada 1 pun
indikator penalaran matematis yang ia kuasai.

Mathematical reasoning abilities need to be mastered by students so they can do analysis before drawing conclusions. Students who lack mathematical reasoning skills will have difficulty solving mathematical problems because of their inability to connect information to draw conclusions. This study aims to determine the mathematical reasoning abilities of class VIII students at MTsN 2 Aceh Besar on social arithmetic material. This study uses a mixed approach (mixed method) with the type of concurrent triangulation designs. This research was conducted at MTsN 2 Aceh Besar. In the quantitative phase of this study, 32 students were involved, while in the qualitative stage, 7 students were grouped according to the category of mathematical reasoning abilities. The grouping results consisted of 1 student in the good category, 2 students in the moderate category, 2 students in the less category and 2 students in the very poor category. Data collection techniques used in the form of tests and interviews. While the data analysis techniques used in this study are quantitative and qualitative data analysis techniques. Quantitative data were analyzed quantitatively descriptively while qualitative data were analyzed using the method of Miles and Huberman, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. From the results of the analysis of quantitative data, it shows that students' mathematical reasoning abilities are in the sufficient category, 3% good, 47% sufficient, 37.5% less and 12.5% very poor category. The results of the qualitative analysis showed that students in the good category mastered 5 indicators of mathematical reasoning, the moderate category only mastered a few indicators of mathematical reasoning, the category lacked mastery of 1 indicator of mathematical reasoning, while students in the very poor category were completely unable to use their mathematical reasoning so there was not even 1 indicator of mathematical reasoning. which he controls.

Citation



    SERVICES DESK