PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG MENGGUNAKAN ALAT PERAGA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG MENGGUNAKAN ALAT PERAGA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

DAR KASIH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006101040027

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Geografi (S1) / PDDIKTI : 87202

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.33

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kata kunci: Model Pembelajaran Langsung Menggunakan Alat Peraga, Hasil Belajar
Model pembelajaran langsung merupakan salah satu model pembelajaran yang menitik beratkan pada belajar secara kelompok. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-1 SMA Negeri 1 Baitussalam Aceh Besar yang berjumlah 22 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar soal, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa pada pembelajaran langsung menggunakan alat peraga, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran langsung menggunakan alat peraga, dan angket respon siswa dalam kegiatan belajar mengajar melalui model pembelajaran langsung menggunakan alat peraga. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian diperoleh bahwa (1) Aktivitas guru dan siswa mencerminkan pembelajaran langsung menggunakan alat peraga, hal ini terlihat pada aktivitas guru dan siswa dalam membimbing dan berdiskusi di kelompok, mendemotrasikan alat peraga untuk menilai tingkat pemahaman siswa terhadap materi, dan pemberian umpan balik dengan mengulang materi dengan alat peraga oleh guru; (2) Keterampilan guru dalam penerapan model pembelajaran langsung menggunakan alat peraga meningkat dari kategori sedang dengan skor 2,3 dan sangat baik 3,56; (3) Persentase ketuntasan individual terjadi peningkatan dari siklus pertama 72,72 persen dan siklus kedua 90,9 persen. Persentase ketuntasan klasikal juga terjadi peningkatan dari siklus pertama 70 persen dan kedua 90 persen; (4) Respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran langsung menggunakan alat peraga adalah 100 persen dari 22 siswa berpendapat bahwa belajar melalui model pembelajaran langsung menggunakan alat peraga dapat meningkatkan pemahaman terhadap materi yang telah dipelajari yaitu materi atmosfer, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran geografi pada materi atmosfer melalui model pembelajaran langsung menggunakan alat peraga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK