TINDAK PIDANA MENYIMPAN DAN MENGEDARKAN UANG PALSU SECARA BERSAMA-SAMA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI LANGSA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TINDAK PIDANA MENYIMPAN DAN MENGEDARKAN UANG PALSU SECARA BERSAMA-SAMA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI LANGSA)


Pengarang

FARDILLAH YULLANDA MANIK - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ida Keumala Jempa - 196811081994032002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1803101010208

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Hukum (S1)., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

345

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan menjelaskan faktor-faktor penyebab, penerapan sanksi pidana terhadap pelaku, serta hambatan dan upaya penanggulangan dari penegak hukum untuk menanggulangi tindak pidana menyimpan uang palsu. Hasil penelitian dalam tindak pidana menyimpan uang palsu secara bersama-sama dipengaruhi oleh faktor lingkungan, ekonomi, dan tidak mengetahui bentuk uang asli dan palsu. Pemberian sanksi berdasarkan Pasal 36 Undang-Undang Mata Uang yang diberikan keringanan dan kesamaan penjatuhan hukuman antara pelaku yang satu dengan yang lainnya. Hambatan yang didapatkan oleh penegak hukum adalah kebanyakan pelaku adalah anak-anak dibawah umur, pecahan uang yang dibelanjakan jumlahnya tidak banyak, ada beberapa orang yang terlibat dalam menjalan peredaran uang palsu, dan hilangnya kabar mengenai kegiatan pemalsuan uang langsung yang dilakukan oleh para pelaku ketika polisi melakukan operasi. Upaya yang dapat dilakukan oleh pemerintah dan penegak hukum yaitu dengan upaya preventif dan upaya represif.Disarankan bagi pemerintah dan penegak hukum untuk memberikan sosialisasi terhadap masyarakat mengenai uang palsu, penjatuhan hukuman tidak disamaratakan antara pelaku satu dengan pelaku yang lain karena peran dan kadar keterlibatan yang berbeda, dan polisi harus pro aktif dalam mencari pangkal permasalahan yaitu orang yang membuat atau mencetak uang palsu tersebut.

This study aims to explain the causal factors, the application of criminal sanctions against the perpetrators, as well as obstacles and countermeasures from law enforcement to tackle the crime of storing counterfeit money. The results of research in the crime of storing counterfeit money are jointly influenced by environmental, economic factors, and not knowing the form of real and counterfeit money. The provision of sanctions based on Article 36 of the Currency Law which is given leniency and equality of punishment between one perpetrator and another. The obstacles encountered by law enforcement are that most of the perpetrators are minors, the amount of money spent is not large, there are several people involved in the circulation of counterfeit money, and there is no news about the direct money counterfeiting activities carried out by the perpetrators when the police doing operation. Efforts that can be made by the government and law enforcement are preventive and repressive efforts. It is recommended for the government and law enforcement to provide socialization to the public about counterfeit money, the sentencing is not generalized between one perpetrator and another because of the different roles and levels of involvement, and the police must be proactive in finding the root of the problem, namely the person who makes or prints counterfeit money.

Citation



    SERVICES DESK