Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EVALUASI SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN SAWAH UNTUK PENGEMBANGAN PADI ORGANIK DI DESA TENGGULUN KECAMATAN TENGGULUN KABUPATEN ACEH TAMIANG
Pengarang
YUNITA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Yadi Jufri - 196511271990091001 - Dosen Pembimbing I
Zuraida - 196903101994032002 - Dosen Pembimbing II
Sufardi - 196211171987021001 - Penguji
Ilyas - 196512311993031021 - Penguji
Teti - - - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1805108010036
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2022
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Yunita. 1805108010036. Evaluasi Sifat Kimia Tanah pada Lahan Sawah untuk Pengembangan Padi Organik di Kecamatan Tenggulun Kabupaten Aceh Tamiang dibimbing oleh Yadi Jufri dan Zuraida
RINGKASAN
Lahan sawah merupakan lahan yang digunakan untuk menanam padi sawah secara terus menerus ataupun dapat bergiliran dengan menanam tanaman palawija. Lahan sawah di Kabupaten Aceh Tamiang merupakan salah satu daerah penghasil padi sawah dengan luas lahan 9.300 ha. Kecamatan Tamiang Hulu dengan hasil produksi 1.642 ton pada luas lahan sawah 205 ha. Produksi pada Kecamatan Tenggulun 3.047 ton dengan luas lahan sawah 466 ha untuk dikembangkan padi organik 200 ha. Padi organik adalah padi yang dikembangkan dengan menggunakan sistem organik dan menggunakan air dari saluran irigasi yang tidak terkontaminasi dengan pestisida. Salah satu sistem penanaman padi organik menggunakan metode SRI. Pada lahan untuk pengembangan padi organik Kecamatan Tenggulun ini sebelumnya sudah ditanami padi akan tetapi hasil produksi tersebut masih rendah. Banjir bandang mengakibatkan lahan menjadi rusak, tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal, serta banyak lahan yang tidak terpakai dan terbengkalai. Akibat kejadian tersebut masyarakat tidak melanjutkan penanaman padi pada lahan tersebut. Oleh karena itu pada tahun 2021, Dinas Pertanian Aceh Tamiang merencanakan program yang akan dilaksanakan di Kecamatan Tenggulun untuk penanaman padi organik. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian mengenai sifat kimia tanah pada lahan ini agar dapat dijadikan sebagai lahan pengembangan padi organik.
Penelitian ini dilakukan di lahan rencana pengembangan padi organik Kecamatan Tenggulun Kabupaten Aceh Tamiang. Jenis tanah titik 1 dan 2 yaitu tanah Aluvial, kemudian pada titik 3, 4 dan 5 jenis tanah sampel tersebut gambut. Analisis sampel tanah di Laboratorium Penelitian Tanah dan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan metode observasi di lapangan, dan untuk analisis data menggunakan daftar kriteria tingkat ketersediaan sifat kimia tanah. Sampel tanah diambil pada luas lahan 200 ha, dengan kedalaman 0 – 20 cm dari permukaan tanah. Diambil 5 sampel tanah, dimana dalam satu sampel tanah diambil 5 titik, kemudian dikomposit menjadi satu sampel. Pada penentuan titik dilakukan dengan purposive sampling. Pada setiap sampel tanah diambil sebanyak 1 kg kemudian dimasukan ke dalam kantung plastik dan diberi label yang sudah di tuliskan kode. Lalu dicatat letak koordinat titik pengambilan sampel tanah dengan menggunakan global positioning system (GPS).
Berdasarkan analisis sifat kimia tanah pada lahan yang terbengkalai sebagai lahan pengembangan padi organik di Kecamatan Tenggulun Kabupaten Aceh Tamiang adalah sebagai berikut tanah Aluvial dengan kriteria pH sangat masam dan masam (4,44 – 4,55), C-organik kriteria tinggi (4,07 – 4,56), Al-dd kriteria tinggi (7,00 – 7,60), N-total kriteria sedang (0,25 – 0,28), P-tersedia kriteria sedang (7,90 – 8,00), P-total kriteria sedang dan sangat tinggi (25,76 – 149,04), K-dd kriteria rendah (0,17 –0,19). Tanah Histosol dengan kriteria ph sangat masam dan masam (4,36 – 5,52), C-organik kriteria sangat tinggi (15,00 – 25,22), P-total kriteria sangat tinggi (82,80 –128,80), P-tersedia kriteria sangat rendah, sedang, dan tinggi (3,75 – 12,50), K-dd kriteria sangat rendah sampai sedang (0,07 – 0,42). Al-dd kriteria sangat rendah, sedang, dan tinggi (0,48 – 4,80), N-total kriteria sedang (0,25 – 0,44).
ANALISIS SIFAT KIMIA TANAH SAWAH YANG MENGGUNAKAN PUPUK ORGANIK DAN PUPUK ANORGANIK DI DESA KRUENG LAMKAREUNG KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR (Azhari, 2018)
KUALITAS LAHAN SAWAH PASCATSUNAMI DI KAWASAN PESISIR KECAMATAN PIDIE KABUPATEN PIDIE (Karsani, 2025)
EVALUASI SIFAT-SIFAT FISIKO-KIMIA PADA LAHAN BUKAAN BARU DI DESA JANTHO BARU, KECAMATAN JANTHO, KABUPATEN ACEH BESAR (BUNAYYA ANNISA, 2026)
PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH, PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI SAWAHRN (ORYZA SATIVA L.) AKIBAT PEMBERIAN AZOLLA (AZOLLA PINNATA L.) DALAM BENTUK RNPUPUK HIJAU DAN KOMPOS (Elmizan, 2014)
ANALISIS KESUBURAN TANAH SAWAH DI KECAMATAN KUTA COT GLIE KABUPATEN ACEH BESAR (YARI SUNI LAMKARUNA, 2024)