PENGARUH PENAMBAHAN AIR PERASAN JERUK NIPIS PADA IKAN LELE TERHADAP WAKTU AWAL PEMBUSUKAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENAMBAHAN AIR PERASAN JERUK NIPIS PADA IKAN LELE TERHADAP WAKTU AWAL PEMBUSUKAN


Pengarang

NURUL ANNISAH PURBA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rastina - 198306062008122002 - Dosen Pembimbing I
Andi Novita - 197311162006041002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1702101010005

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ikan lele merupakan bahan pangan yang kaya akan gizi yang lengkap dan tergolong ke dalam bahan pangan yang mudah mengalami pembusukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan air perasan jeruk nipis pada daging ikan lele terhadap waktu awal pembusukan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan menggunakan uji Postma. Sebanyak 24 sampel daging ikan lele diperoleh dari 12 ekor ikan lele dengan berat masing-masing 5 gram direndam menggunakan air perasan jeruk nipis dengan konsentrasi 2,5%, 5% dan kontrol negatif dengan dua kali pengulangan serta pada selang waktu 0, 3, 6 dan 9 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada waktu 0 jam perendaman daging ikan lele dengan konsentrasi 2,5%, 5% dan kontrol negatif tidak terjadi awal pembusukan. Waktu 3 jam dan 6 jam perendaman daging ikan lele dengan konsentrasi kontrol negatif terjadi awal pembusukan, sedangkan pada konsentrasi 2,5% dan 5% tidak terjadi awal pembusukan. Pada waktu 9 jam perendaman daging ikan lele dengan konsentrasi 2,5% dan kontrol negatif terjadi awal pembusukan serta pada konsentrasi 5% tidak terjadi awal pembusukan. Dapat disimpulkan bahwa pemberian air perasan jeruk nipis dengan konsentrasi 2,5% dapat meningkatkan waktu awal pembusukan selama 6 jam sedangkan konsentrasi 5% dapat meningkatkan waktu awal pembusukan selama 9 jam. Semakin tinggi konsentrasi air perasan jeruk nipis maka semakin panjang atau lama waktu awal pembusukan.

Catfish is a food that is rich in complete nutrition and is classified as food that is easily spoiled. This study aims to determine the effect of adding lime juice to catfish meat on the early spoilage time. This study used a laboratory experimental method using the Postma test. A total of 24 samples of catfish meat were obtained from 12 catfish weighing 5 grams each soaked using lime juice with a concentration of 2.5%, 5% and negative control with two repetitions and at intervals of 0, 3, 6 and 9 hours. The results showed that at 0 hours of soaking catfish meat with a concentration of 2.5%, 5% and the negative control did not occur early spoilage. The time of 3 hours and 6 hours of soaking catfish meat with a negative control concentration occurred early spoilage, while at a concentration of 2.5% and 5% there was no early spoilage. At 9 hours of soaking catfish meat with a concentration of 2.5% and the negative control occurred early spoilage and at a concentration of 5% there was no early spoilage. It can be concluded that giving lime juice with a concentration of 2.5% can increase the initial time of decay for 6 hours while the concentration of 5% can increase the initial time of decay for 9 hours. The higher the concentration of lime juice, the longer or longer the initial time of decay.

Citation



    SERVICES DESK