PENGARUH PENGAWETAN CUKA AREN (ARENGA PINNATA MERR.) TERHADAP WAKTU AWAL PEMBUSUKAN PADA DAGING SAPI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    KARYA KERJA ILMIAH

PENGARUH PENGAWETAN CUKA AREN (ARENGA PINNATA MERR.) TERHADAP WAKTU AWAL PEMBUSUKAN PADA DAGING SAPI


Pengarang

TEUKU MUHAMMAD ALI LUTFI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rastina - 198306062008122002 - Dosen Pembimbing I
Ismail - 196612311997021001 - Dosen Pembimbing II
Wahyu Eka Sari - 198812232018032001 - Penguji
Azhari - 196310201990021001 - Penguji
Faisal Jamin - 197709112005011001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1602101010121

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

664.902 8

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Daging sapi merupakan bahan makanan yang memiliki kandungan gizi tinggi dan tergolong ke dalam bahan makanan yang kualitasnya mudah mengalami kerusakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan waktu awal pembusukan daging sapi dan menentukan konsentrasi cuka aren yang digunakan untuk menghambat pembusukan daging sapi. Penelitian ini menggunakan uji Postma dengan metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL). Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 40 sampel daging sapi dengan berat masing-masing 5 g yang direndam menggunakan cuka aren dengan konsentrasi 0%, 1%, 2,5%, dan 5% pada selang waktu 0, 3, 6, dan 9 jam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada waktu 0 jam perendaman daging sapi dengan konsentrasi 0%, 1%, 2,5%, dan 5% tidak terjadi awal pembusukan. Waktu 3 jam perendaman daging sapi dengan konsentrasi 0% dan 1% terjadi awal pembusukan serta pada konsentrasi 2,5% dan 5% tidak terjadi awal pembusukan. Waktu 6 jam perendaman daging sapi dengan konsentrasi 2,5% terjadi awal pembusukan serta pada konsentrasi 5% tidak terjadi awal pembusukan. Waktu 9 jam perendaman daging sapi dengan konsentrasi 5% terjadi awal pembusukan. Dapat disimpulkan bahwa cuka aren mampu menghambat awal pembusukan daging sapi dan terdapat beberapa perbedaan waktu pada penggunaan konsentrasi cuka aren dengan interval waktu yang berbeda-beda.

Beef is a food ingredient that has a high nutritional content and is classified as a food ingredient whose quality is easily damaged. This study aims to analyze the difference in the initial time of beef spoilage and determine the concentration of palm vinegar used to inhibit beef spoilage. This study used the Postma test with the experimental method of completely randomized design (CRD). The number of samples used was as many as 40 samples of beef weighing 5 g each soaked in palm vinegar with concentrations of 0%, 1%, 2.5%, and 5% at intervals of 0, 3, 6, and 9 hours. The results of this study indicate that at 0 hours of soaking beef with concentrations of 0%, 1%, 2.5%, and 5%, there is no early spoilage. At 3 hours of soaking beef with a concentration of 0% and 1%, early spoilage occurred, and at a concentration of 2.5% and 5%, early spoilage did not occur. At 6 hours of soaking beef with a concentration of 2.5%, the onset of spoilage occurred, and at a concentration of 5%, there was no early spoilage. Early spoilage occurred at the time of 9 hours of soaking beef with a concentration of 5%. It can be concluded that palm vinegar is able to inhibit the early spoilage of beef and that there are some time differences in the use of palm vinegar concentrations with different time intervals.

Citation



    SERVICES DESK