Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



STUDI PENGARUH SUHU DAN WAKTU MODIFIKASI HMT (HEAT MOISTURE TREATMENT) TERHAD…

Amalia Putri

Tepung ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) berpotensi sebagai bahan baku alternatif pembuatan mi kering, tetapi memiliki karakteristik fungsional yang perlu diperbaiki. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh suhu dan waktu modifikasi Heat Moisture Treatment (HMT) terhadap karakteristik fungsional tepung ubi jalar ungu serta karakteristik mi kering yang dihasilkan. Penelitian dilakukan dalam dua tahap menggunakan suhu HMT 90, 100, dan 110°C serta waktu 2, 4, dan 6 jam dengan tiga…

  • Program Studi Magister Teknologi Industri Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh - 2026
  • Baca Selengkapnya

PENGARUH JENIS MIKROORGANISME LOKAL (MOL) BERBASIS LIMBAH KOPI TERHADAP KUALI…

M. Raihan Alwi Lubis

Bokasi merupakan pupuk organik yang penggunaannya ramah lingkungan dan harganya yang terjangkau serta dapat dibuat sendiri oleh petani. Pembuatan bokasi berbahan dasar limbah organik dengan tambahan mikroorganisme lokal (MOL) sebagai bioaktivator. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh jenis MOL pulp kopi dan ampas kopi serta proporsi yang digunakan terhadap kualitas bokasi pulp kopi yang dihasilkan. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan…

  • Fakultas Pertanian Teknologi Hasil Pertanian (S1), Banda Aceh - 2026
  • Baca Selengkapnya

PENGARUH LAMA PERKECAMBAHAN DAN BLANSIR TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA SERTA KADA…

ANIS AZILA

Kacang koro pedang (Canavalia ensiformis L.) merupakan salah satu kacang-kacangan lokal yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan pangan alternatif pengganti kedelai karena memiliki kandungan protein 35,0% dan karbohidrat 54,5%. Salah satu pemanfaatanya adalah sebagai produk tepung karena dapat memperpanjang umur simpan tepung, diaplikasikan dan modifikasi pada berbagai produk pangan. Namun, pemanfaatan kacang koro pedang masih terbatas karena mengandung senyawa antinutrisi berupa hidrogen s…

PENGARUH LARUTAN KALSIUM HIDROKSIDA, NATRIUM BIKARBONAT, DAN NATRIUM KLORIDA …

HAURA ATHAYA

Kacang koro pedang (Canavalia ensiformis L.) merupakan salah satu jenis kacang-kacangan lokal yang memiliki kandungan protein sebesar 35,0% dan karbohidrat sebesar 54,5%, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan pangan alternatif pengganti kedelai. Salah satu bentuk pemanfaatannya adalah sebagai tepung karena dapat memperpanjang umur simpan serta diaplikasikan pada berbagai produk pangan. Namun demikian, pemanfaatan kacang koro pedang masih terbatas karena mengandung senyawa antinutrisi…

IDENTIFIKASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI TERHADAP BAKTERI GRAM NEGATI…

Qathrunnada

Abstrak. Minyak atsiri merupakan hasil metabolisme sekunder tanaman aromatik yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas antibakteri minyak atsiri terhadap bakteri Gram negatif (E. coli dan Salmonella), serta mengaplikasikan minyak atsiri pada formulasi hand sanitizer. Tahapan penelitian ini yaitu, skrining aktivitas antibakteri terhadap E. coli, analisis komponen kimia minyak atsiri, uji aktivitas antibakteri minyak atsiri terhadap Salmonell…

OPTIMASI KONDISI EKSTRAKSI GELATIN DARI KULIT IKAN KAMBINGKAMBING (CHANTHIDER…

Dara Amanatillah

Gelatin merupakan biopolimer hasil hidrolisis kolagen yang digunakan dalam industri pangan, farmasi, dan kosmetik sebagai agen penstabil, pembentuk gel, dan pengental. Permasalahan kehalalan pada gelatin komersial berbasis kulit atau tulang babi mendorong pencarian sumber gelatin halal, salah satunya dari limbah kulit ikan kambing-kambing (Chanthidermis maculata). Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan proses ekstraksi gelatin dari kulit ikan kambing-kambing serta mengevaluasi pemanfaatannya…

REKAYASA PENGEMBANGAN PRODUK MINUMAN KOPI SANGER MENGGUNAKAN METODE KANSEI EN…

MUHAMMAD HAIKAL

Kopi sanger merupakan minuman khas Aceh yang kaya makna budaya namun kualitas rasanya belum sepenuhnya memenuhi preferensi citarasa konsumen, sehingga hal tersebut menurunkan kepuasan konsumen terhadap kopi sanger. Modernisasi cita rasa kopi menuntut pendekatan yang mampu menjembatani identitas lokal dan ekspektasi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk merancang produk kopi sanger Aceh yang selaras dengan preferensi emosional dan sensorik konsumen menggunakan metode Kansei Engineering, seh…

EVALUASI PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) PADA IKAN TUNA BEKU DI …

Elva Fazhul Khaira

Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) merupakan elemen dasar dalam sistem produksi pangan untuk menjamin mutu dan keamanan produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan GMP pada proses produksi ikan tuna beku di CV. XYZ Banda Aceh dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab ketidaksesuaian yang terjadi di lapangan. Metode yang digunakan adalah Gap Assessment dengan pendekatan checklist berdasarkan pedoman BPOM 2022. Setiap temuan diklasifikasikan ke dalam kate…

KEAMANAN AIR MINUM ISI ULANG DI KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH: ANALI…

FADLINA

Air minum isi ulang banyak dipilih karena lebih terjangkau dibanding air kemasan, namun kualitasnya tidak selalu aman tanpa pengawasan rutin. Penelitian ini bertujuan menilai kualitas air minum isi ulang di Kecamatan Syiah Kuala berdasarkan parameter pH, timbal (Pb), kekeruhan, total padatan terlarut, dan Escherichia coli, serta membandingkannya dengan baku mutu Permenkes No. 2 Tahun 2023. Lima depot dipilih dari total 43 menggunakan metode purposive sampling. Sebanyak 15 sampel diuji di labo…

PENGARUH PRE-TREATMENT BASA DAN ASAM PADA EKSTRAKSI GELATIN DARI KULIT, SISIK…

Anisa Rosika

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengeksplorasi potensi limbah padat ikan tuna sebagai sumber gelatin alternatif melalui perlakuan pendahuluan (pre-treatment) menggunakan kombinasi konsentrasi larutan basa NaOH dan asam H2SO4. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 2 faktor. Faktor pertama yaitu konsentrasi NaOH dengan taraf N1=0,10%, N2=0,15% dan N3=0,30%. Faktor kedua yaitu konsentrasi H2SO4 dengan taraf H1=0,10%, H2=0,15% dan H3=0,30% dengan 3 ulanga…




    SERVICES DESK