Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



PENGGUNAAN OVEN PENGERING UNTUK PEMBUATAN DENDENG JANTUNG PISANG

Ikhwanul Muslimin

Dendeng jantung pisang merupakan produk makanan baru yang bahan utamanya adalah jantung pisang. Pada penelitian ini penulis melakukan penerapan teknologi dan peralatan pengeringan dendeng jantung pisang dengan menggunakan bahan bahan bakar gas LPG sebagai sumber energi panas. Oven pengering ini terdiri dari beberapa bagian utama yaitu ruang pembakaran, saluran udara panas dan ruang pengering. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi temperatur dalam …

PROTOTIPE SISTEM PENGENDALIAN SUHU PADA MESIN PENGERING CABAI BERBASIS MIKRO…

Dery Rinaldy

Prototipe pengendalian suhu pada alat pengering cabai bertujuan untuk membuat sebuah system dapat mengatur suhu pada alat pengering sesuai keinginan pemakai dengan memasukkan nilai suhu melalui keypad. Alat ini bekerja diawali dengan memasukkan nilai suhu yang diinginkan yang disebut Suhu Setting(T set) melalui keypad. Kemudian nilai suhu tersebut ditampilkan pada LCD bersamaan dengan suhu sekarang yang dideteksi oleh sensor suhu LM35 yang disebut Suhu Sekarang (Tact).Kemudian m…

PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PENGERING GREEN HOUSE EFFECT (GHE) VENT DRYER TERHAD…

Itawarnemi

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat fisik dan kimia ikan tenggiri. Peda merupakan salah satu produk olahan ikan tradisional yang dibuat oleh PTpenggaraman kemudian dilanjutkan dengan fermentasi. Jenis ikan yang biasa dibuat peda antara lain ikan tenggiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dan parameter yang dianalisis adalah kadar udara, kadar garam, abu tidak larut asam dan organoleptik. Hasil yang diperoleh dari kadar air awal ikan tengg…

KAJI SUDUT ATAP PADA ALAT PENGERING BERTINGKAT BANYAK UNTUK MENCAPAI KESERAGA…

Erwin Rokhiadi

Proses pengawetan ikan biasanya dilakukan dengan pengeringan. Proses pengeringan dilakukan dengan dua cara yaitu pengeringan alamiah dan pengeringan dengan menggunakan peralatan. Pengeringan alamiah atau dengan cara penjemuran langsung dari panas matahari masih mempunyai kelemahan- kelemahan sehingga perlu kajian, pengembangan terhadap sistem dan teknologi pengeringan. Pada kajian ini penulis melakukan pengujian pada sudut atap atap 5 °, 10 , 15", 20" dan 25 " dengan …

UJI SISTEM PENGERINGAN BIJI KAKAO MENGUNAKAN HIBRID ENERGI BERUPA ENERGI MATA…

Nanda Saputra

Kakao merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan di Indonesia, khususnya di Provinsi Aceh kakao merupakan komoditas perkebunan yang sangat menjanjikan dari segi ekonomi. Untuk meningkatkan harga jual kakao diperlukan proses pengeringan, pengeringan bertujuaan untuk mengurangi kadar air yang terdapat pada biji kakao, karena jika kadar air biji kakao melebihi dari yang diizinkan (SNI) yaitu 7-8 %, maka akan terjadinya aktifitas mikroorganisme pembusuk didalam biji kakao sehingga biji ka…

KAJI EKSPERIMENTAL PENGERINGAN BIJI KAKAO

Abdul Muthalib

Proses pengeringan biji kakao secara tradisional adalah penjemuran dengan memanfaatkan energi panas matahari secara langsung, penjemurannya biasa dilakukan diatas alas plastik ataupun diatas lantai semen. Kelemahan pengeringan secara tradisional yaitu temperatur yang diterima oleh biji kakao tidak sama antara bagian atas dengan bagian bawah, biji kakao yang dikeringkan memerlukan pembalikan, disamping itu penjemuran ditempat terbuka dapat dengan mudah …

IMPLEMENTASI LOGIKA FUZZY PADA PENGERING BIJI KAKAO

MUHAMMAD KHALIS FIKRI

Pada penelitian ini dilakukan rancang bangun alat pengeringan biji kakao. Rancangan ini memanfaatkan panas lampu pijar sebagai sumber panas utama menggantikan panas matahari dengan menjaga suhu 45 oC, 50 oC, dan 55 oC. Biji kakao pada awalnya memiliki kadar air sekitar 68% dan setelah dikeringkan kadar air pada biji kakao yang kering sempurna akan berkisar 7% – 7,5%. Pada penelitian ini dilakukan peningkatan performa dari rancang bangun alat pengering biji coklat dengan memanfaatkan metodol…

PERANCANGAN DAN UJI ALAT PENGERING BERTINGKAT BANYAK DENGAN MENGGUNAKAN ENERG…

Rio Riadi

Kajian terhadap penyeragaman temperatur pada peralatan pengering bertingkat banyak, dengan menggunakan Bahan Dari Pembakaran sebagai sumber panas. Kajian ini menggunakan alat pengering dengan 8 tingkat, dengan sistem penyaluran panas keruang pengering, dilengkapi dengan saluran berbelokan tajam untuk menyeragamkan temperatur di ruang pengering. Sistem penyaluran gas panas yang dilakukan dengan konveksi alamiah. Sistem peralatan pengering ini juga dilengkapi dengan ruang bakar, pengarah panas,…

RANCANG BANGUN PENGENDALIAN SUHU PADA ALAT PENGERING BELIMBING WULUH DENGAN M…

MOHD. RAFLI

Belimbing Wuluh yang sudah melalui proses pengeringan dan penggaraman (Asam Sunti) merupakan suatu produk yang dijadikan sebagai bumbu dapur khas dari Aceh. Proses pengeringan dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi kadar air dari belimbing wuluh sesuai dengan kriteria dari asam sunti (memiliki berat akhir 30% dari berat awal). Namun proses pengeringannya masih menggunakan metode konvensional dengan pemanfaatan sinar matahari secara langsung. Pengeringan dengan metode tersebut dikatakan kura…

KAJIAN PARAMETER PENGERINGAN PADA ALAT PENGERING TEROWONGAN ENERGI MATAHARI …

ULFA HARDIYANTI

Abstrak. Pengeringan ialah salah satu proses pasca panen yang umum dilakukan pada berbagai produk pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji performansi alat pengering terowongan Energi matahari tipe Hohenheim Aceh generasi ketiga. Objek penelitian adalah alat pengering terowongan energi matahari tipe Hohenheim Aceh generasi ketiga dan diuji tanpa beban (uji kosong), sedangkan alat yang digunakan adalah HTC-meter, anemometer, pyranometer, dan perlengkapan pendukung lainnya. Hasil p…




    SERVICES DESK