EKSTRAKSI MINYAK KELAPA DENGAN GETAH BUAH PEPAYA (CARICA PAPAYA) DENGAN VARIA…
Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kelapa dalam jumlah besar.
Luas areal perkebunan kelapa indonesia mencapai 3,712 juta ha atau 13,4% dari luas
areal perkebunan kelapa dunia. buah kelapa merupakan bahan dasar dalam
pembentukan minyak kelapa. Minyak kelapa merupakan satu-satunya minyak goreng
yang tergolong AMCFA (Median Chain Fatty Acid dan mengandung asam laurat
paling tinggi (sekitar 50 %). Akhir-akhir ini terdapat kecenderungan terjadinya
peningkatan harga minyak…
PENGARUH VARIASI KEMASAN DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS NANAS TEROLAH…
Fitri Mardiati, 1105106010006. Pengaruh Variasi Kemasan Dan Suhu
Penyimpanan Terhadap Kualitas Nanas Terolah Minimal. Dibawah
Bimbingan Ratna, S.TP,MT. sebagai pembimbing utama dan Dr. Rita
Khatir, S.TP, M. Sc. Sebagai Pembimbing Anggota
RINGKASAN
Buah nanas adalah buah unik dengan struktur kulit bersisik yang tebal sehingga
proses pengupasannya tidak mudah. Namun demikian kandungan nutrisi buah ini
sangat baik. Buah nanas terolah minimal dalam keadaan s…
EVALUASI UNJUK KERJA AIR HEATING UNIT PADA GUDANG PENYIMPAN UREA CURAH PT. P…
Air heating unit berfungsi menjaga temperatur ruang di bulk area storage agar terjaga kualitas pupuk di dalam gudang penyimpanan. Air heating unit pada PT Pupuk Iskandar Muda berfungsi untuk meningkatkan temperatur udara pada gudang penyimpan pupuk urea curah. Air heating unit telah beroperasi selama 20 tahun. Air heating unit tergolong tua sehingga unjuk kerjannya mengalami banyak penurunan. Untuk itu dilakukan studi analisa dan perhitungan kehilangan panas dengan tujuan untuk meng…
TINGKAT KONSUMSI AIR PADA SAPI ACEH JANTAN YANG DIBERI PAKAN SAGU (METROXYLON…
Suatu penelitian telah dilakukan di Balai Pembibitan Temak Unggul Indrapuri Aceh Besar yang dimulai dari Tanggal 22 Mei 2006 sampai dengan Tanggal 16 Oktober 2006. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian sagu dan rumput dengan tingkat yang berbeda terhadap konsumsi air sapi aceh jantan. Penelitian ini mengunakan
Rancangan Bujur Sangkar Latin yang terdiri dari 4 perla.kuan : perla.kuan A sagu ( 0 % ). Perlakuan B sagu ( I0 % ), perlakuan C sagu ( 20 % ), Perlakuan D sa…
PENGARUH LAMA BLANSIR DAN SUHU PEGERINGAN KACANG HIJAU TERHADAP MUTU …
Kacang hijau merupakan salah satu protein nabati yang dikonsumsi secara luas di negara-negara Asia termasuk Indonesia. Selama penyimpanan, biji kacang hijau dapat mengalami beberapa perubahan seperti pengkeriputan, kontaminasi mikroba, dan kerusakan pada biji yang disebabkan oleh serangga. Salah satu alternatif untuk mencegah kerugian yang disebabkan oleh perubahan-perubahan tersebut adalah mengolah kacang hijau menjadi produk yang dapat disimpan lama seperti tepung kac…
KAJIAN PEMBUATAN KERIPIK SIMULASI LABU TANAH (CUCURBITA MOSCHATA) DENGAN …
Masyarakat Indonesia telah lama mengenal keripik sebagai makanan ringan, jenis makanan ini pada umumnya dikosumsi sebagai makanan yang mampu membangkitkan selera atau sekedar dikonsumsi sebagai makanan ringan. Keripik adalah makanan ringan (snack food) yang tergolong jenis makanan crackers. yaitu makanan yang bersifat kering dan renyah (crispy). Salah satu jenis keripik yang sudah mulai masuk ke pasaran adalah keripik simulasi, yaitu keripik yang pada pembuatann…
PENGARUH PERLAKUAN PRE-COOLING DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP MUTU SIMPAN …
Mentimun merupakan sayuran buah yang berasal dari tanaman merambat. Karena rasanya yang segar, mentimun sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia. Untuk menjaga agar mentimun tetap memiliki mutu yang baik, penanganan selama panen dan pascapanen perlu diperhatikan karena mempunyai andil yang sangat besar. Penanganan yang baik dalam pelaku rantai tataniaga mentimun, untuk mencegah terjadinya fluktuasi suhu baik selama penyimpanan, transportasi dan penjualan.
Penelitian i…
PENINGKATAN KUALITAS BIJI DAN PRODUK KAKAO (THEOBROMA CACAO L) MELALUI FERMEN…
Tanaman kakao (Theobroma cacao L) merupakan tanaman tropis yang dapat tumbuh pada kelembapan dan temperatur yang agak tinggi, dan tumbuh baik diantara 20°LS dan 20°LU. Secara garis besar tananan kakao membutuhkan temperatur rata-rata 25°C dengan temperatur harian terendah rata-rata tidak kurang dari 15°C. Temperatur rendah menyebabkan proses pembungaannya terhambat.
Buah kakao dapat diolch menjadi produk-produk berbasis coklat dan lemaknya …
KAJIAN FERMENTASI DAN SUHU PENGERINGAN PADA MUTU BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L)
RINGKASAN Kakao merupakan salah satu komoditi ekspor non migas yang memiliki prospek cukup cerah sebab permintaan di dalam negeri juga semakin kuat dengan semakin berkembangnya sektor agroindustri. Di pihak lain ada kecenderungan timbulnya faktor-faktor pembatas di negara-negara pengekspor kakao. Hal ini akan menguatkan perkakaoan kita. Salah satu tahapan penting dalam penanganan pasca panen kakao adalah proses fermentasi. Penanganan pasca panen kakao dimulai sejak pemetikan buah, fermentasi …