Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



ESTIMASI KADAR KAFEIN BIJI KOPI ARABIKA DENGAN TEKNOLOGI NEAR-INFRARED REFLEC…

Maiful Hari

Kopi arabika merupakan salah satu komoditas unggulan di Indonesia. Keunikan dari cita rasa dan kandungan kafein yang lebih rendah dibandingkan kopi robusta menjadikan kopi arabika memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Namun, analisis kadar kafein secara konvensional menggunakan perangkat High-Performance Liquid Chromatography (HPLC) memerlukan waktu lama, biaya tinggi, dan preparasi sampel yang rumit. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan metode alternatif yang lebih cepat, efisien, dan non-…

ANALISIS POTENSI KARBON AGROFORESTRI KOPI ARABIKA DI PERHUTANAN SOSIAL DESA K…

FARID WAJDI RIZAKA

Kopi arabika (Coffea arabica) merupakan salah satu spesies kopi unggulan dunia yang tumbuh optimal di daerah tropis dataran tinggi, seperti Aceh Tengah, dan sering dibudidayakan dalam sistem agroforestri. Agroforestri kopi tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga berperan penting dalam penyerapan karbon dan konservasi lingkungan melalui keberadaan pohon penaung yang menyimpan karbon dalam biomassa. Sistem ini diakui secara global sebagai strategi mitigasi perubahan iklim …

STRUKTUR DAN KOMPOSISI JENIS AGROFORESTRI KOPI ARABIKA DI RNPERHUTANA…

Septhia Ananda Maizhar

Hutan merupakan ekosistem yang didominasi pepohonan dengan fungsi penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan mendukung kehidupan masyarakat, sesuai UU Nomor 41 Tahun 1999. Salah satu skema pengelolaan hutan di Indonesia adalah perhutanan sosial, yang memberikan hak akses pengelolaan hutan secara lestari kepada masyarakat lokal untuk meningkatkan kesejahteraan dan pelestarian lingkungan, diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2023. Di Desa Kekuyang, Kecamatan Ketol, …

KORELASI ANTARA JENIS BIJI CACAT TERHADAP KARAKTERISTIK CITA RASA KOPI ARABIK…

Muhammad Muflih Siregar

Kopi merupakan komoditas perkebunan bernilai ekonimi tinggi dan menjadi salah satu produk ekspor Indonesia terutama Aceh. Mutu kopi sangat dipengaruhi oleh praktik budidaya dan penanganan pascapanen, di mana temuan cacat biji seperti biji hitam, biji coklat, biji berlubang, biji muda dan biji pecah dapat menurunkan mutu fisik dan sensori seduhan kopi. Faktor ketinggian tempat tumbuh dan varietas tanaman kopi juga turut berperan dalam temuan biji cacat. Kegiatan sortasi yang tepat sangat penti…

PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KOPI ARABIKA MELALUI PERBAIKAN TEKNOLOGI BUDIDAYA S…

Manfarizah

MANFARIZAH. Peningkatan Produktivitas Kopi Arabika Melalui Perbaikan Teknologi Budidaya Spesifik Lokasi di Kabupaten Bener Meriah, di bawah bimbingan Abubakar sebagai Promotor, Hairul Basri sebagai Ko-Promotor I dan Muyassir sebagai Ko-Promotor II. Salah satu daerah penghasil utama kopi Indonesia adalah Provinsi Aceh, setelah Provinsi Sumatera Selatan dan Lampung. Kopinya lebih dikenal dengan sebutan Kopi “Gayo”. Kopi Gayo merupakan varietas kopi Arabika yang menjadi salah satu ko…

PENILAIAN SENSORI KOPI ARABIKA GAYO LONGBERRY BERDASARKAN VARIASI WAKTU PENYA…

Muhammad Haikal

Proses sangrai kopi adalah langkah penting untuk menentukan membentuk dan mengembangkan profil cita rasa berkualitas tinggi. Lama waktu sangrai memiliki dampak besar terhadap kualitas, karena setiap durasi sangrai menciptakan profil rasa dan keasaman yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penilaian sensori kopi Arabika Gayo Longberry berdasarkan variasi waktu penyangraian untuk mengetahui cita rasa kopi yang paling disukai oleh panelis. Penelitian ini dilaksanakan di du…

PENILAIAN SENSORI KOPI ARABIKA GAYO PEABERRY BERDASARKAN VARIASI WAKTU PENYAN…

HUKMA SHABIYYA

RINGKASAN Kopi Arabika dikenal memiliki cita rasa khas, salah satunya yaitu kopi Arabika Gayo peaberry. Dalam menghasilkan kopi dengan cita rasa terbaik perlu dilakukan proses penyangraian yang tepat dan penilaian sensori. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penilaian sensori terhadap kopi Arabika Gayo peaberry yang disangrai dengan berbagai variasi waktu penyangraian dengan metode Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA) sebagai metode analisis untuk menentukan pilihan…

EVALUASI KRITERIA KESESUAIAN LAHAN KOPI ARABIKA GAYO 2 DI DATARAN TINGGI GAYO

Reza Salima

Saat ini kebijaksanaan pengembangan kopi diarahkan pada peningkatan produksi dan kualitas biji kopi. Kualitas biji dapat berupa kualitas fisik maupun kualitas citarasa. Untuk mendapatkan produksi dan kualitas biji yang baik maka penanaman kopi Arabika harus dilakukan pada lahan-lahan yang sesuai bagi masing-masing varietas kopi Arabika. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kriteria kesesuaian lahan kopi Arabika Gayo 2 serta …

PENILAIAN SENSORI KOPI ARABIKA GAYO DARI BERBAGAI ROASTERY MENGGUNAKAN SEDUH…

Yulia Maya Sari

Kopi Arabika dianggap paling enak rasanya karena memiliki cita rasa yang unik, pada penilaian sensori kopi Arabika Gayo yang digunakan dari berbagai roastery menerapkan teknik pengolahan Wet Hulled (giling basah). Teknik pengolahan akan sangat berpengaruh pada cita rasa yang akan dihasilkan pada saat menyeduh kopi. Ketujuh roastery dipilih dengan pertimbangan keberagaman tingkat populasinya. Mulai dari yang cukup dikenal hingga yang sedang berkembang, hal ini agar dapat memberikan gambaran ya…

KLASIFIKASI TINGKAT KEMATANGAN BUAH KOPI ARABIKA MELALUI CITRA DIGITAL MENGGU…

Putri Sapria Anum

Kopi merupakan hasil perkebunan yang memiliki peran signifikan di pasar Internasional, dimana Indonesia menjadi salah satu negara eksportir terkemuka. Tingkat kematangan buah kopi sangat berpengaruh terhadap kualitas aroma, rasa, serta nilai jual kopi. Penilaian tingkat kematangan buah kopi biasanya masih dilakukan dengan pendekatan tradisional secara manual berdasarkan pengamatan visual terhadap warna dan tekstur kulit buah. Meskipun umum digunakan, cara ini tidak lepas dari subjektivitas, k…




    SERVICES DESK