UJI AKTIVITAS BIOHERBISIDA FRAKSI ETIL ASETAT (SUBFRAKSI B) EKSTRAK BABADOTAN…
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas bioherbisida fraksi etil asetat (subfraksi B) ekstrak babadotan terhadap pertumbuhan gulma bayam duri. Hasil uji fitokimia diperoleh senyawa steroid dan tanin pada fraksi etil asetat (subfraksi B), sedangkan hasil analisis GC-MS fraksi etil asetat (subfraksi B) mengandung 32 senyawa diantaranya terdapat enam senyawa mayor yaitu: 1-Octadecyne (38,57%), 3,7, 11, 15-Tetramethyl-2-hexadecen-1-ol (11,24%), 3,7, 11, 15-Tetramethyl-2-hex…
APLIKASI HERBISIDA GLIFOSAT DAN PARAQUAT PADA SISTEM TANPA OLAH TANAH SERTA P…
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis dan dosis herbisida yang paling baik terhadap penekanan gulma, pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pada lahan tanpa olah tanah. Penelitian ini dilaksanakan di Research and Development PT. Syngenta, Desa Balonggandu Kecamatan Jati Sari Kabupaten Karawang Jawa Barat, sejak April sampai dengan Juli 2013.
Rancangan yang digunakan ialah Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yang diulang sebanyak tiga kali. Faktor yang diteliti ialah dosis…
POTENSI ALELOPATI BEBERAPA GULMA SEBAGAI BIOHERBISIDA PADA TANAMAN KEDELAI (…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh alelopati gulma Imperata cylindrica, Cyperus rotundus dan Cynodon dactylon yang berpotensi sebagai bioherbisida untuk mengendalikan gulma pada tanaman kedelai. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Gulma dan Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Waktu penelitian ini mulai Mei sampai Agustus 2014. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non Faktorial 7 perlakuan dengan 3 kali ulanga…