ANALISIS KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK PROVINSI ACEH DENGAN MENGGUNAKAN PERANGKAT …
Ketersediaan energi listrik merupakan aspek yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan perkembangan pembangunan suatu daerah dan bahkan menjadi suatu parameter yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan banyaknya warga yang menikmati energi listrik. Seiring dengan laju pertumbuhan penduduk dan meningkatnya perekonomian pada suatu daerah, maka hal ini akan meningkatkan kebutuhan konsumsi energi listrik. Agar energi listrik ini terse…
PERAMALAN KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK DAN BEBAN PUNCAK SEBAGAI DASAR PERENCANAAN…
Peramalan kebutuhan energi listrik dan beban puncak memegang peranan penting dalam perencanaan sistem tenaga listrik. Dalam rangka peramalan pertumbuhan kebutuhan energi listrik dan beban puncak. diperlukan sejumlah data yang sesuai seperti data beban puncak dan pola kebutuhan energi listrik, yang meliputi jumlah pelanggan, KVA tersambung dan MWI I terjual dari tahun ke tahun. Peramalan ini dilakukan untuk menentukan besarnya permintaan kebutuhan energi listrik…
PENGGUNAAN METODE REGRESI LINIER SEDERHANA UNTUK MENDUKUNG SUATU PERAMALAN B…
Kebutuhan energi listrik untuk keperluan aktivitas konsumen selalu mengalami peningkatan setiap tahun, hal ini terlihat dari tingginya hasil pengukuran beban puncak setiap bulan pada gardu induk Banda Aceh. Sehingga menyebabkan pemakaian daya energi listrik mendekati kapasitas trafo daya yang tersedia. Untuk mengantisipasi terjadinya kelebihan beban maka diperlukan rencana pembangunan dan pengembangan sistem kelistrikan secara menyeluruh yang efektif dan efisien. Dalam m…
ANALISA PENGARUH BEBAN TERHADAP COS q) GENERATOR SINKRON TYPE EM-3330-3A
Istilah faktor daya atau power factor (PF) atau cos q merupakan istilah yang sering kali di pakai di bidang-bidang yang berkaitan dengan pembangkitan dan penyaluran energi listrik. Pada pemakaian beban-beban linier seperti beban resistif, induktif, kapasitif yaitu mempunyai faktor daya yang berbeda-beda, seperti beban induktif yang sangat rendah yaitu seperti yang telah di lakukan pengujian ini dapatnya rata-rata tiap tahap sebesar 0,44 pf, berbeda dengan beb…
ANALISIS PERBEDAAN ENERGI PEMADATAN TERHADAP NILAI CBR PADA AGREGAT BERGRADAS…
Tugas Akhir ini berjudul "Analisis Perbedaan Energi Pemadatan Terhadap Nilai CBR Pada Agregat Bergradasi Baik". Material utama lapisan perkerasan adalah agregat. Untuk meningkatkan mutu dan nilai daya dukung perkerasan (CBR) perlu dilakukan usaha pemadatan. Agregat yang digunakan adalah bergradasi baik dari tiga lokasi yang berbeda, yaitu agregat alam dan pecah sungai Krueng Aceh, serta agregat alam Glee Geunteng. Tujuan penelitian ini adalah untuk men…
ANALISA PERPINDAHAN PANAS PADA INKUBATOR BAYI DENGAN SUMBER PANAS LAMPU SEMP…
Alat penukar panas (heat excanger) telah banyak digunakan manusia dalam menyelesaikan persoalan dalam bidang transfer panas, khususnya dibidang konversi energi. Panas sebagai suatu energi tidak hanya dimamfaatkan pada industri-industri maupun pusat-pusat pembangkit, akan tetapi juga dimamfaatlcan untuk tekologi tepat guna bagi masyarakat. Peralatan teknik yang mencakup proses pencetusan energi dissipatif memerlukan adanya komponen-komponen penukar panas yang dapat bek…
UJI SISTEM PENGERINGAN BIJI KAKAO MENGUNAKAN HIBRID ENERGI BERUPA ENERGI MATA…
Kakao merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan di Indonesia, khususnya di Provinsi Aceh kakao merupakan komoditas perkebunan yang sangat menjanjikan dari segi ekonomi. Untuk meningkatkan harga jual kakao diperlukan proses pengeringan, pengeringan bertujuaan untuk mengurangi kadar air yang terdapat pada biji kakao, karena jika kadar air biji kakao melebihi dari yang diizinkan (SNI) yaitu 7-8 %, maka akan terjadinya aktifitas mikroorganisme pembusuk didalam biji kakao sehingga biji ka…