KAJIAN DISTRIBUSI DAN MARGIN PEMASARAN IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS AFFINIS) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) KUTARAJA LAMPULO, BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN DISTRIBUSI DAN MARGIN PEMASARAN IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS AFFINIS) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) KUTARAJA LAMPULO, BANDA ACEH


Pengarang

DINA HARTINI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Alvi Rahmah - 198805082015042002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1611103010020

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakulta Kelautan dan Perikanan., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja Lampulo merupakan Pelabuhan perikanan terbesar di Aceh yang berada dibawah Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Aceh. Salah satu ikan dominan yang didaratkan di PPS Kutaraja Lampulo yaitu ikan tongkol (Euthynnus affinis), alur distribusi pada Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja Lampulo belum optimal dan belum lengkap informasinya sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai distribusi dan margin pemasaran ikan tongkol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola distribusi dan margin pemasaran ikan tongkol. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus-September 2021 di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) PPS Kutaraja Lampulo. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan untuk melihat saluran pemasaran ikan menggunakan metode deskriptif yaitu metode yang digunakan untuk mencari unsur-unsur, ciri-ciri, sifat-sifat suatu fenomena. Analisis margin pemasaran, digunakan mengukur keuntungan masing-masing pelaku yang terlibat dalam proses distribusi ikan. Untuk menentukan biaya, keuntungan dan margin pemasaran dapat menggunakan rumus. Berdasarkan hasil penelitian terdapat dua pola saluran distribusi ikan tongkol yaitu: saluran I, nelayan-toke bangku-pedagang besar (distributor)-pedagang pengecer-konsumen. Saluran II, nelayan-toke bangku-pedagang pengecer-konsumen., didapatkan pada saluran I margin pemasaran ikan tongkol dari tingkat produsen sampai konsumen yaitu Rp. 9.000/kg, sedangkan pada saluran II margin pemasaran ikan tongkol dari tingkat produsen sampai konsumen yaitu Rp. 7.000/kg. kedua pola distribusi di PPS Kutaraja Lampulo tergolong efisien karna memiliki nilai persentase margin pemasaran < 50% dan nilai persentase keuntungan produsen > 50%, hal ini sesuai dengan pernyataan Triyanti dan Nensyana (2012), bila bagian yang diterima produsen >50% maka pemasaran dikatakan efisien, dan bila bagian yang diterima produsen

The Kutaraja Lampulo Ocean Fishery Port (PPS) is the largest fishing port in Aceh which is under the Aceh Provincial Marine and Fisheries Department. One of the dominant fish landed at PPS Kutaraja Lampulo is tuna (Euthynnus affinis), the distribution channel at the Ocean Fisheries Port (PPS) Kutaraja Lampulo is not optimal and the information is not complately available, so it is necessary to do research on the distribution and marketing margins of tuna. This study aims to determine the distribution pattern and marketing margin of tuna. This research was conducted in August-September 2021 at the Fish Auction Place (TPI) PPS Kutaraja Lampulo. The research method used in this study was descriptive method. Data collection methods used were observation, interviews, literature study, and documentation. The data analysis used to see fish marketing channels was descriptive method which used to find the elements, characteristics, properties of a phenomenon. Marketing margin analysis is used to measure the profits of each actor involved in the fish distribution process. To determine the costs, profits and marketing margins the researcher used a certain mathematical-formula. Based on the results of the study, there are two patterns of distribution channel for tuna, they are: channel I, fisherman- the stall’s owner - wholesaler (distributor)-retailer-trader-consumer. Channel II, fisherman-stall’s owner-trader-retailer-consumer., obtained in channel I the marketing margin of tuna from producer to consumer level is Rp. 9,000/kg, while in channel II the marketing margin of tuna from producer to consumer level is Rp. 7,000/kg. both distribution patterns in PPS Kutaraja Lampulo are efficient because they have a marketing margin percentage value of 50%, this is in accordance with the statement of Triyanti and Nensyana (2012), if the share received by producers is >50% then marketing is said to be efficient, and if the share received by producers is

Citation



    SERVICES DESK