HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENIKAH PADA MAHASISWI DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENIKAH PADA MAHASISWI DI BANDA ACEH


Pengarang

RIZKA TYARA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Mirza - 198107312008121001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1607101130046

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

155.5

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pengambilan keputusan menikah merupakan suatu tindakan untuk menentukan sebuah pilihan yang dianggap paling baik untuk membentuk ikatan antara pria dan wanita sesuai syariat islam dan undang-undang perkawinan yang berlaku di Indonesia. Kemampuan dan keberanian seseorang untuk memutuskan menikah disebabkan oleh banyak faktor, salah satu diantaranya adalah religiusitas. Religiusitas sebagai faktor yang memengaruhi individu dalam pengambilan keputusan menikah, hasil dari suatu proses spritual menjadi sebuah keyakinan yang membuat individu mampu dalam mengambil keputusan menikah saat masih kuliah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan pengambilan keputusan menikah pada mahasiswi di Banda Aceh, yang diteliti secara kuantitatif dengan metode korelasi. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswi perguruan tinggi yang ada di Kota Banda Aceh sebanyak 60 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data religiusitas menggunakan Muslim Daily Religiosity Assesment Scale (α = 0.806) dan skala pengambilan keputusan menikah (α = 0.892) yang disusun sendiri oleh peneliti, menggunakan analisi korelasi Pearson Product Moment. Hasil menunjukkan nilai signifikansi (p)=0,007 (p

Marriage decision-making is an act to determine an option that is considered the best to form a bond between a man and a woman, according to Islamic law and the applicable marriage laws in Indonesia. The ability and courage of an individual to decide to marry is due to many factors, one of which is religiosity. Religiosity as a factor that influences individuals in making marriage decisions, the result of a spiritual process becomes a belief that makes individuals able to make decisions to marry while still in college. This study aims to determine the relationship between religiosity and decision-making about marriage among Banda Aceh students, which has been examined quantitatively with the correlation method. The survey included 60 college students from Banda Aceh City using a teleological sampling technique. The religiosity data were collected using the Muslim Daily Religiosity Assessment Scale (α = 0.806) and the marriage decision-making scale (α = 0.892) which was compiled by the researcher himself, using the Pearson Product Moment correlation analysis. The results indicate a value for significance (p) = 0.007 (p

Citation



    SERVICES DESK