HUBUNGAN MINDFULNESS DAN IMPULSIVE BUYING PADA DEWASA AWAL YANG MELAKUKAN BELANJA ONLINE SELAMA PANDEMI COVID-19 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN MINDFULNESS DAN IMPULSIVE BUYING PADA DEWASA AWAL YANG MELAKUKAN BELANJA ONLINE SELAMA PANDEMI COVID-19


Pengarang

FARAH SALISA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Risana Rachmatan - 198404062010122003 - Dosen Pembimbing I
Novita Sari - 198711232019032014 - Penguji
Intan Dewi Kumala - 197912132015042001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1707101130021

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

150

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Munculnya pandemi COVID-19 menyebabkan peningkatan penggunaan e-commerce. Meningkatnya transaksi belanja online menimbulkan perilaku impulsive buying bagi konsumen yang gemar berbelanja online. Banyaknya pilihan produk yang dijual dan dibeli secara online dalam e-commerce membuat masyarakat tertarik dengan proses belanja secara online. Impulsive buying dicirikan dengan perilaku pembelian yang tidak direncanakan. mindfulness merupakan salah satu faktor yang dapat mengendalikan keputusan individu untuk mengurangi intensitas perilaku impulsive buying. Mindfulness menjadi hal yang penting untuk aktivitas belanja secara online, apabila seseorang tidak benar-benar sadar dalam membeli barang yang dibeli, maka perilaku belanja tersebut dapat menjadi sesuatu yang bersifat otomatis dan tidak memenuhi apa yang sebenarnya dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara mindfulness dan impulsive buying pada dewasa awal yang melakukan belanja online selama pandemic COVID-19. Partisipan penelitian sebanyak 352 dewasa awal di Provinsi Aceh yang pernah melakukan belanja online. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berjenis korelasi. Pengumpulan data menggunakan skala Impulsive Buying Tendency Scale (IBTS) dan Mindfulness Attention and Awareness Scale (MAAS). Hasil analisis Pearson correlation menunjukkan nilai signifikansi (p)= 0,001 (p

Pandemic of COVID-19 has led to an increase in use of e-commerce. Increased online shopping transactions lead to impulsive buying behavior for consumers who like to shop online. The large selection of products that are sold and purchased online in e-commerce makes people interested in online shopping. Impulsive buying is characterized by unplanned buying behavior. Mindfulness can control individual decisions to reduce intensity of impulsive buying behavior. If someone is not aware of buying the goods purchased, then shopping behavior can become something that is automatic and does not fulfill what is actually needed. The purpose of this study was to examine the relationship between mindfulness and impulsive buying in early adults who shopped online during COVID-19 pandemic. The research participants were 352 early adults in Aceh Province who had done online shopping. This study used quantitative correlation method. Data collection used Impulsive Buying Tendency Scale (IBTS) and Mindfulness Attention and Awareness Scale (MAAS). The results of Pearson's correlation analysis show a significant value (p) = 0.001 (p

Citation



    SERVICES DESK