Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TINDAK PIDANA MENENTANG ATASAN DENGAN KEKERASAN (INSUBORDINASI) YANG DI LAKUKAN OLEH ANGGOTA TENTARA NASIONAL INDONESIARN(SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN MILITER I-0I BANDA ACEH)
Pengarang
ZIYAT ILHAM - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nursiti - 197210152003122003 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1703101010166
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2022
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Ziyat Ilham,
2021 TINDAK PIDANA MENENTANG ATASAN DENGAN KEKERASAN (INSUBORDINASI) YANG DILAKUKAN OLEH ANGGOTA TENTARA NASIONAL INDONESIA (Suatu Penelitian Di Wilayah Hukum Pengadilan Militer I-0I Banda Aceh)
Fakultas Hukum, Universitas Syiah Kuala
(vi,57), pp., bibl., tabl., app.
Nursiti, S.H., M.Hum.
Tindak pidana Insubordinasi dapat di jumpai ketentuannya dalam Pasal 106 ayat (1) Kitab Undang Undang Hukum Pidana Militer yang berbunyi: Militer, yang sengaja dengan tindakan nyata menyerang seorang atasannya, melawannya dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, merampas kemerdekaannya untuk bertindak, ataupun memaksanya dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk melaksanakan atau mengabaikan suatu pekerjaan dinas, diancam karena Insubordinasi dengan tindakan nyata dengan pidana penjara maksimum sembilan tahun. Namun pada kenyataannya, masih terdapat anggota TNI yang melakukan tindak pidana Insubordinasi.
Tujuan penulisan skripsi ini ialah untuk menjelaskan faktor penyebab terjadinya tindak pidana Insubordinasi, bentuk kekerasan tindak pidana Insubordinasi, dan upaya penanggulangan tindak pidana Insubordinasi yang dilakukan di kalangan anggota TNI.
Penelitian skripsi ini menggunakan metode penelitian hukum empiris, dan pengumpulan data menggunakan data primer yang diperoleh dari wawancara dengan sejumlah responden dan informan serta data sekunder meliputi penelitian kepustakaan untuk membaca dan mengutip peraturan perundang-undangan, buku-buku, makalah serta dokumen lain yang terkait langsung dengan masalah yang diteliti.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana Insubordinasi yang dilakukan oleh anggota TNI adalah adanya faktor seperti karena perlakuan sikap, perbedaan usia, dan pelecehan secara verbal. Bentuk kekerasan dalam Insubordinasi adalah segala perbuatan yang melakukan perlawanan, pemberontakan, membangkang, ketidak patuhan kepada atasan atau peraturan perintah atau penolakan perintah, dapat pula diartikan dengan perbuatan yang bertentangan dengan pengabdian. Upaya penanggulangan insubordinadi dikalangan TNI dengan memberikan sosialisasi dan penyuluhan hukum kepada anggota militer untuk meningkatkan kesadaran hukum, saling mengingatkan antar anggota satuan dan komandan atau pimpinan untuk memberikan arahan rutin.
Disarankan kepada pihak militer untuk menggembangkan pada komunikasi dan interaksi antara atasan dan bawahan yang saling menghargai dan menjunjung tinggi sikap disiplin. dan terhadap prajurit TNI agar tidak terjerumus kedalam Tindak Pidana Insubordinasi maka harus menanamkan sikap Disiplin Prajurit yaitu dengan cara menghayati Sumpah Prajurit dan Sapta Marga yang berlaku di lingkungan militer.
Abstract–Article 106 paragraph (1) of the Military Criminal Code which reads: The military, who deliberately attacks a superior, or forces him with violence or threats of violence to carry out or neglect an official job, is threatened with insubordination with real action with a maximum imprisonment of nine years. . But in reality, there are still members of the TNI who commit crimes of subordination. The purpose of writing this thesis is to explain the factors causing the occurrence of criminal acts of subordination, forms of violence, and efforts to overcome criminal acts of subordination. This thesis research uses empirical legal research methods, and data collection using primary data obtained from interviews with a number of respondents and informants as well as secondary data including library research to read and quote laws and regulations, books, papers and other documents that are directly related to the problem being studied. The results of the study explain that the factors that cause the occurrence of criminal acts of subordination committed by members of the TNI are the presence of factors such as: because of attitude treatment, age difference, and verbal abuse. Efforts to overcome subordination within the TNI by providing socialization and legal counseling to military members to increase legal awareness, remind each other between unit members and commanders or leaders to provide routine directions. It is recommended to the military to develop communication and interaction between superiors and subordinates who respect each other and uphold discipline. and To prevent TNI soldiers from falling into the Crime of Insubordination. Keywords: Crime, Againt Boss, Violence, Indonesian National Army.
TINDAK PIDANA INSUBORDINASI DENGAN TINDAKAN NYATA YANG DILAKUKAN OLEH ANGGOTA TNI (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN MILITER I-01 BANDA ACEH) (NADIA MONIKA, 2024)
TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG DILAKUKAN ATASAN TERHADAP BAWAHAN DALAM LINGKUP TENTARA NASIONAL INDONESIA (SUATU PENELITIAN PADA ODITURAT MILITER I-01 BANDA ACEH) (HERLIS MAIRA DEWI, 2018)
PENERAPAN PIDANA TAMBAHAN TERHADAP ANGGOTA TNI PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN MILITER I-01 BANDA ACEH) (YULIA LESTARI, 2016)
PROSES PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PENIPUAN YANG DILAKUKAN OLEH ANGGOTA PRAJURIT TENTARA NASIONAL INDONESIA (TNI) (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN MILITER I-01 BANDA ACEH) (TI NUR ZAIDA, 2021)
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA OLEH PRAJURIT TENTARA NASIONAL INDONESIA YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA DESERSI (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH PENGADILAN MILITER BANDA ACEH) (Nurhasanah, 2023)