Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KEWENANGAN PEMERINTAH ACEH DALAM PENGELOLAAN TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER (TNGL) DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2006 TENTANG PEMERINTAHAN ACEH
Pengarang
Hanif Firjatullah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Andri Kurniawan - 198105022006041002 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1603101010080
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2022
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Pasal 150 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 menyebutkan bahwa, “Pemerintah menugaskan Pemerintah Aceh untuk melakukan pengelolaan kawasan ekosistem Leuser di wilayah Aceh dalam bentuk pelindungan, pengamanan, pelestarian, pemulihan fungsi kawasan dan pemanfaatan secara lestari. Namun pada kenyataannya, Pemerintah Aceh belum melakukan pengelolaan Ekosistem Leuser secara menyeluruh dan maksimal.
Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan faktor penyebab Pemerintah Pusat hingga saat ini belum melakukan pemindahan kantor Balai Besar Pengelolaan dan juga kewenangan pengelolaan Taman Nasional Gunung Leuser yang berada di Provinsi Sumatera Utara agar segera cepat berpindah ke Provinsi Aceh, hambatan Pemerintah Aceh dalam merealisasikan kewenangan pengelolaan taman nasional gunung leuser (TNGL), dan kewenangan pemerintah aceh dalam pengelolaan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang diatur oleh Undang-Undang.
Untuk memperoleh data dalam penulisan skripsi ini dilakukan dengan cara menggunakan metode penelitian hukum empiris atau metode penelitian lapangan (field research) dengan mengumpulkan data primer yang diperoleh dengan melakukan teknik pengumpulan data wawancara dengan responden dan informan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab pemerintah pusat hingga saat ini belum melakukan pemindahan kantor balai besar yang berada di provinsi sumatera utara agar segera cepat berpindah ke provinsi aceh yaitu adalah Perebutan Wilayah Oleh Masing – Masing Kepala Daerah, Butuh Biaya yang Besar, dan Akibat Kelalaian Pemerintah Aceh terhadap taman nasional gunug leuser. Hambatan pemerintah aceh dalam merealisasikan kewenangan pengelolaan taman nasional gunung leuser (tngl) meliputi Belum Memiliki Sistem Dalam Mengelola Taman Nasional Gunug Leuser (TNGL), Kurangnya Koordinasi Pemerintah Aceh Dalam Mempercepat Penentuan Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser di Provinsi Aceh, dan Kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) Dari Pihak Pengelola Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Kewenangan Pemerintah Aceh Dalam Pengelolaan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) Yang Diatur Oleh Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh dapat disimpulkan hingga saat ini belum melakukan upaya yang sesuai dengan aturan yang tercantum sesuai Undang – undang tersebut.
Disarankan kepada Pemerintah Pusat agar segera merealisasikan dengan cepat agar kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) yang berada di Provinsi Sumatera Utara Kota Medan berpindah ke Provinsi Aceh dan Disarankan kepada Pemerintah Aceh agar membuat Peraturan Perundang – Undangan mengenai pengelolaan taman nasional gunung leuser (TNGL) yang berada di Provinsi Aceh Agar Pemerintah Aceh memiliki Kewenangan Penuh untuk mengelola taman nasional gunug leuser (TNGL) yang berada di Provinsi Aceh.
IMPLEMENTASI UNITED NATIONS CONVENTION ON BIOLOGICAL DIVERSITY SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER (LIDYA AULIA A, 2017)
PEMBUATAN VIDEO ANIMASI 3D KERAGAMAN HAYATI TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER (TNGL) (Bayu Mushaffan, 2023)
KEWENANGAN PEMERINTAH ACEH DALAM MENGELOLA PERTAMBANGAN MINERAL DAN BATUBARA PASCA PERUBAHAN UNDANG-UNDANG TENTANG PERTAMBANGAN MINERAL DAN BATUBARA (Arju Amalul Alfi, 2023)
PERAN PEMERINTAH ACEH DALAM MENJAGA KELESTARIAN HUTAN TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER SEBAGAI EKOSISTEM MAKLUK HIDUP YANG BERKELANJUTAN (YUSRA IRFAN SHAFRY, 2024)
KEWENANGAN PEMERINTAH KABUPATEN ACEH BARAT DALAM PENGELOLAAN PERTAMBANGAN BATUBARA (CUT AZZUHRA FADHILAH, 2022)