IDENTIFIKASI ALAT TANGKAP IKAN HIAS LAUT SEBAGAI DASAR AWAL RENCANA PENGELOLAAN WILAYAH PERIKANAN DI PANTAI PASIR PUTIH LHOK MEE, ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

IDENTIFIKASI ALAT TANGKAP IKAN HIAS LAUT SEBAGAI DASAR AWAL RENCANA PENGELOLAAN WILAYAH PERIKANAN DI PANTAI PASIR PUTIH LHOK MEE, ACEH BESAR


Pengarang

Khaidir - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Edy Miswar - 197908162006041003 - Dosen Pembimbing I
Alvi Rahmah - 198805082015042002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1411103010016

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakulta Kelautan dan Perikanan., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Wilayah penangkapan ikan hias yang ada di Provinsi Aceh yaitu terletak di Pantai Lhok Mee atau lebih dikenal dengan pantai pasir putih terletak di Desa Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Aktivitas penangkapan ikan hias di pantai Lhok Mee dilakukan oleh beberapa nelayan, proses penangkapannya sesuai dengan pesanan ikan yang konsumen minta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi alat penangkapan ikan hias di perairan pantai pasir putih, dan mengetahui teknik pengoperasian alat penangkapan ikan hias di pantai pasir putih. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2020. Metode yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara pada 5 orang responder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi jaring insang yang digunakan untuk menangkapan ikan hias pada dasarnya sama dengan konstruksi jaring insang pada umumnya, yang terdiri dari jaring utama (webbing), tali ris atas, tali ris bawah, pelampung, dan pemberat. Penangkapan ikan hias dilakukan pada kedalaman mulai dari 5 sampai 10 meter.
Penangkapan ikan hias pertama sebelum berangkat disiapkan semua alat dan bahannya : masker, snorkel, fin, keranjang dan jaring. Setelah semua siap nelayan menyelam cari ikan target yaitu ikan butana biru (acanthurus leucostenon), dan enjel batman (pomacanthus imperator). Saat ikan target terlihat pertama nelayan melepaskan pemberat keranjang kemudian mulai pasang jaring berlawanan dengan arah arus dan pemasagan jaring berjarak 2 atau 3 meter dari ikan target. Proses penangkapan ikan hias berlangsung kurang lebih empat jam di dalam laut mulai dari jam 08:30 sampai selesai dengan alat bantu seadanya, sehari nelayan melakukan setting 5 sampai 7 kali dengan hasil tangkapan tidak tentu kadang satu kali setting mendapatkan dua/lebih tergantung banyaknya ikan.

Kata Kunci: Ikan hias, konstruksi alat tangkap ikan hias, Lhok mee

ABSTRACT The ornamental fishing area in Aceh Province is located on Lhok Mee Beach or better known as the white sand beach located in Lamreh Village, Mesjid Raya District, Aceh Besar District. Ornamental fish catching activities on Lhok Mee beach are carried out by several fishermen, the fishing process is in accordance with the fish orders requested by consumers. This study aims to determine the construction of ornamental fish fishing gear in white sand coastal waters, and to determine the operating techniques of ornamental fish fishing gear in white sand coastal waters. This research was conducted in November 2020. The method used is the method of observation and interviews with 5 respondents . Data collection techniques in this study used direct observation techniques and interview observations. Data were analyzed descriptively. The results showed that the construction of the gill nets used to catch ornamental fish was basically the same as the construction of gill nets in general, which consisted of the main net (webbing), the upper rope, the lower rope, buoys, weights. Fishing for ornamental fish is carried out at depths ranging from 5 to 10 meters. The first ornamental fish catch before leaving all the tools and materials: masks, snorkels, fins, baskets and nets. After all, the fishermen are ready to dive in search of the target fish, namely the blue butane fish (acanthurus leucostenon), and the batman enjel (pomacanthus imperator). When the target fish are seen, the fisherman first releases the weight of the basket and then starts setting the net against the current direction and placing the net 2 or 3 meters away from the target fish. The process of catching ornamental fish lasts approximately four hours in the sea starting from 08:30 until finished with makeshift tools, a day fishermen do the setting 5 to 7 times with uncertain catches sometimes one setting gets two or more depending on the number of fish. Keyword: Ornamental fish, construction of fishing gear, Lhok mee.

Citation



    SERVICES DESK