PERBEDAAN PENYESUAIAN DIRI PENSIUNAN YANG MENDAPATKAN TRAINING PRA PENSIUN DENGAN YANG TIDAK MENDAPATKAN TRAINING PRA PENSIUN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBEDAAN PENYESUAIAN DIRI PENSIUNAN YANG MENDAPATKAN TRAINING PRA PENSIUN DENGAN YANG TIDAK MENDAPATKAN TRAINING PRA PENSIUN


Pengarang

HUMAIRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0907101150001

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Masa pensiun merupakan masa dimana individu kehilangan aktivitas bekerja di kantor dan mulai mencari kegiatan baru untuk mengganti aktivitas formal tersebut. Dibutuhkan penyesuaian diri untuk melalui masa-masa tersebut, salah satunya dengan mengikuti training pra pensiun. Training pra pensiun merupakan sebuah pelatihan yang diberikan kepada karyawan yang akan memasuki masa pensiun. Melalui training pra pensiun, pensiunan dapat merubah sikap menuju lebih positif terhadap masa pensiun dengan cara mengikuti seminar persiapan masa pensiun. Penyesuaian diri pensiunan yang baik adalah menerima keterbatasan-keterbatasan yang tidak bisa berubah dan secara aktif memodifikasi keterbatasan yang masih bisa diubah. Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penyesuaian diri pensiunan pada pensiunan yang mendapatkan training pra pensiun dengan yang tidak mendapatkan training pra pensiun.Hipotesis penelitian yaitu terdapat perbedaan penyesuaian diri pensiunan yang mendapatkan training pra pensiun dengan yang tidak mendapatkan training pra pensiun. Sampel penelitian adalah pensiunan yang mendapatkan training pra pensiun, yaitu PT PLN Persero yang berjumlah 24 orang, dan 24 orang PT POS Indonesia dan PT Kimia Farma yang tidak mendapatkan training pra pensiun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala Penyesuaian Diri Pensiunan yang disusun berdasarkan teori Habber dan Runyon (1984). Hasil analisis data menggunakan teknik komparasi Independent Sample T-Test menunjukkan signifikansi P=0,000 (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK