STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BIREUN NOMOR 06/PID.SUS.ANAK/2017/PN-BIR TENTANG TINDAK PIDANA MEMILIKI ATAU MENYIMPAN NARKOTIKA YANG DILAKUKAN OLEH ANAK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BIREUN NOMOR 06/PID.SUS.ANAK/2017/PN-BIR TENTANG TINDAK PIDANA MEMILIKI ATAU MENYIMPAN NARKOTIKA YANG DILAKUKAN OLEH ANAK


Pengarang

ZULHAM - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nurhafifah - 197710092003122001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1703101010081

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2021

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Putusan Pengadilan Negeri Bireun Nomor 06/Pid.Sus.Anak/2017/PN-Bir, Anak Terdakwa terbukti bersalah memiliki atau menyimpan narkotika dan dijerat pidana dengan Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang berbunyi setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I dalam bentuk tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000. 000.00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.00 (delapan miliar rupiah).
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menjelaskan bahwa majelis hakim tidak memperhatikan fakta-fakta di persidangan, dan putusan hakim tidak mencerminkan nilai keadilan.
Penelitian ini bersifat studi kasus, apabila dilihat dari tujuannya maka penelitian ini termasuk pada jenis penelitian normatif (Normative Legal Research). Studi yang digunakan adalah studi kepustakaan yakni dengan melakukan serangkaian kegiatan mencari, membaca, menelaah dan mengutip buku-buku dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan objek dalam penelitian ini. Alat penelitian yang digunakan adalah studi dokumen hukum berupa putusan pengadilan yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti.
Hasil penelitian bahwa majelis hakim tidak memperhatikan fakta di persidangan bahwa terdakwa melakukan tindak pidana sebagai perantara karena disuruh oleh Bang Gus dan terdakwa hanya diberikan Rp. 200.000 untuk uang jalan dan dijanjikan uang imbalan sebesar Rp. 1.500.000 dan baru kali ini terdakwa akan mengantarkan narkotika jenis ganja. Putusan pengadilan tersebut tidak mencapai unsur keadilan karena tidak memperhatikan fakta-fakta dalam persidangan.
Saran bagi majelis hakim untuk lebih teliti dalam memperhatikan fakta-fakta di dalam proses persidangan sehingga tercerminnya nilai keadilan di dalam putusan yang dijatuhkan.

This research aims to explicate that the panel of judges does not pay attention to the facts in the trial, the element of justice towards the defendant in the court’s trial that is not being applied, the sentencing of the children defendant regardless of the facts that arisen in the trial and the judge’s decision does not reflect the value of justice. The results of this research showed that the panel of judges did not considering the fact in the trial that the defendant committed a criminal offence as an intermediary because he was told by Bang Gus and the defendant was only given Rp. 200,000 for the transportation money and being promised to receive a reward as much as Rp. 1,500,000 and it is the first time for the defendant to deliver narcotics type of marijuana. The court's ruling was not fulfilling the element of justice because it did not pay attention to the facts in the trial. It is recommended for the panel of judges to be more thorough in paying attention to the facts in the court’s trial in order to make the value of justice in the court’s ruling are being reflected wholefully.

Citation



    SERVICES DESK