ANALISA TINGKAT KINERJA PERSIMPANGAN DENGAN SINYAL LALU LINTASRN (STUDI KASUS PADA SIMPANG SURABAYA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISA TINGKAT KINERJA PERSIMPANGAN DENGAN SINYAL LALU LINTASRN (STUDI KASUS PADA SIMPANG SURABAYA)


Pengarang

Fauziah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0241120142

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2006

Bahasa

Indonesia

No Classification

388.312

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tingkat kinerja merupakan ukuran kuantitatif yang menerangkan kondisi operasional dari fasilitas lalu lintas. Tingkat kinerja berguna untuk mengetahui kondisi operasional persimpangan bersinyal. Sinyal lalu lintas rnernberikan pengaruh seeara menyeluruh bagi lalu lintas yang dapat beroperasi dengan mcmbcrikan keuntungan atau kerugian terhadap arus lalu lintas yang dikontrol. Bertambahnya jumlah kendaraan bermotor, sinyal lalu lintas yang telah ada tidak sesuai lagi dengan kondisi lalu lintas sekarang sehingga kinerja dari suatu simpang bersinyal tidak efektif. Berdasarkan hal ini, maka penulis melakukan peneJitian tugas akhir dengan judul "Analisa Tingkat Kinerja Persimpangan dengan Sinyal Lalu Lintas", studi kasus pada Simpang Surabaya. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menganalisa tingkat kinerja persimpangan bersinyal Lalu Lintas dalarn hal kapasitas, ditinjau dari derajat kejenuhan, tundaan dan menentukan tingkat pelayanan persimpangan. Analisa tingkat kinerja dilakukan dengan prosedur perhitungan yang diberikan dalam Manual Kapasitas Jalan Indonesia. yang dikeluarkan oleh Departemen Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Bina Marga. Hasil perhitungan jam puncak dengan arus tertinggi diperoleh nilai rasio arus simpang adalah 0.922. Derajat kejenuhan untuk pendekat Utara, Selatan, Timur dan Barat masing-rnasing adalah 0.880;0,705; 0,962 dan 0,920, sedangkan derajat kejenuhan simpang adalah 0,867. Tundaan untuk pendekat Utara, Selatan. Timur dan Barat rnasing-masing adalah 278,434 det/smp, 128.843 det/smp, 141,406 detlsmp, 116,047 detlsmp. Tundaan dari simpang adalah 169.526 detlsmp. Tingkat pelayanan persimpangan berada pada tingkat pelayanan F, dimana arus simpang mendekati lewat jenuh. Untuk menaikkan kapasitas dari pendekat maupun persimpangan dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu : dengan penarnbahan lebar pendekat pada pendekat-pendekat dengan rasio arus kritis, juga dengan pelarangan gerakan belok kanan pada pendekat dengan tipe terlawan akan memberikan kapasitas yang lebih tinggi. Cara ini dapat dilakukan apabila tetap mempertahankan sistem pengaturan 3 (tiga) fase.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK