AKTIVITAS ANTELMINTIK EKSTRAK ETANOL DAUN PEPAYA (CARICA PAPAYA L.), DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L.) DAN KOMBINASI KEDUANYA TERHADAP CACING ASCARIDIA GALLI SECARA IN VITRO | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

AKTIVITAS ANTELMINTIK EKSTRAK ETANOL DAUN PEPAYA (CARICA PAPAYA L.), DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L.) DAN KOMBINASI KEDUANYA TERHADAP CACING ASCARIDIA GALLI SECARA IN VITRO


Pengarang

YASRA HAYANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Yudha Fahrimal - 196208191986031002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1702101010047

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan., 2021

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ascariasis merupakan penyakit infeksi yang menyerang unggas dan disebabkan oleh cacing Ascaridia galli. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antelmintik ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.), daun sirsak (Annona muricata L.) dan kombinasi keduanya terhadap cacing Ascaridia galli secara in vitro. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium, dengan menggunakan 55 ekor cacing Ascaridia galli betina dengan ukuran relatif sama, dibagi menjadi 11 kelompok perlakuan. kontrol positif menggunakan pirantel pamoat 5 mg/ml, kontrol negatif menggunakan CMC 1% sedangkan kelompok perlakuan terdiri dari ekstrak daun pepaya, daun sirsak dan kombinasi keduanya. Ekstrak dibuat menjadi konsentrasi 20%, 30% dan 40%. Cacing direndam dalam larutan uji serta pengamatan dilakukan setiap 12 jam. Parameter penelitian ini ditentukan dengan melihat nilai skor kematian cacing pasca inkubasi 12, 24, dan 36 jam. Data dianalisis dengan menggunakan rancangan acak lengkap faktorial serta uji lanjut Duncan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak, maka semakin tinggi pula angka mortalitas cacing Ascaridia galli. Berdasarkan hasil pengamatan dengan uji lanjut duncan menunjukkan bahwa perendaman cacing Ascaridia galli dalam masing-masing ekstrak etanol daun pepaya dan daun sirsak pada konsentrasi 40% setelah inkubasi 12 jam lebih cepat membunuh. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas ekstrak etanol daun pepaya dan daun sirsak pada konsentrasi 40% setelah inkubasi 12 jam lebih efektif sebagai antelmintik terhadap cacing Ascaridia galli secara in vitro.

Ascariasis is an infectious disease that attacks poultry and is caused by the worm Ascaridia galli. This study aimed to determine in vitro the anthelmintic activity of ethanol extract of papaya (Carica papaya L.), soursop leaf (Annona muricata L.) and their combination against Ascaridia galli worms. This research is a laboratory experiment, using 55 female Ascaridia galli worms with relatively the same size, divided into 11 treatment groups. The positive control used pyrantel pamoate 5 mg/ml, and the negative control used 1% CMC while the treatment group consisted of papaya leaf extract, soursop leaf and a combination of both. The extracts were made into concentrations of 20%, 30% and 40%. The worms were immersed in the test solution and observations were made every 12 hours. The parameters of this study were determined by looking at the worm mortality scores after 12, 24, and 36 hours of incubation. The data were analyzed using a factorial completely randomized design and Duncan's further test to determine the differences between treatments. The results showed that the higher the concentration of the extract, the higher the mortality rate of Ascaridia galli worms. Based on observations with Duncan's further test, it was shown that soaking Ascaridia galli worms in ethanol extract of papaya leaves and soursop leaves at a concentration of 40% after 12 hours incubation was faster to kill. It can be concluded that the ethanol extract of papaya and soursop leaves at a concentration of 40% after 12 hours of incubation was more effective as an anthelmintic against Ascaridia galli worms in vitro. Keywords : Anthelmintic, Ascaridia galli, Carica papaya L., Annona muricata L.

Citation



    SERVICES DESK