Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



GAMBARAN HISTOPATOLOGIS HATI TIKUS (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINFEKSI TRYPANO…

FIRDANISA NURLATIFA

Infeksi Trypanosoma evansi dapat menyebabkan gangguan metabolisme sel dan kerusakan organ dan jaringan, salah satunya adalah hati, melalui efek toksik dan respon inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak daun kecombrang dalam memperbaiki gambaran histopatologi hati akibat infeksi T. evansi pada tikus putih (Rattus norvegicus). Sampel yang digunakan yaitu tikus, dengan metode eksperimental laboratorium dengan rancangan acak lengkap. Tikus dibagi menjadi 5 kelompok …

GAMBARAN HISTOPATOLOGI GINJAL TIKUS (RATTUS NOVERGICUS) YANG DIINFEKSI TRYPAN…

EDRA TESALONIKA PURBA

Trypanosoma evansi merupakan parasit protozoa penyebab penyakit trypanosomiasis (surra) yang masih menjadi masalah utama khususnya pada hewan ternak dan hewan liar. Obat-obatan yang umum digunakan untuk pengobatan surra susah didapat, harganya mahal dan sudah terjadi resistensi. Kecombrang (Etlingera elatior) merupakan salah satu alternatif tanaman yang memiliki kemampuan sebagai antimikroba, antiinflamasi, dan antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan serta mengendalikan infeksi.…

GAMBARAN HISTOPATOLOGIS JANTUNG TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN YANG D…

HALIMATU SADIAH

Pengobatan penyakit surra yang disebabkan oleh Trypanosoma evansi menggunakan obat komersial memerlukan biaya yang relatif tinggi dan sulit didapat, sehingga diperlukan alternatif terapi berupa obat herbal dan salah satu herbal yang berpotensi sebagai anti trypanosoma adalah kecombrang (Etlingera elatior). Disamping afektivitasnya sebagai anti trypanosoma, keamanan ekstrak ini terhadap berbagai organ perlu diteliti. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun kecombrang t…

EFEKTIVITAS PEMBERIAN INFUSA DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP PARAS…

HAFIZHAH MAISAROH

EFEKTIVITAS PEMBERIAN INFUSA DAUN MALAKA (Phyllanthus emblica) TERHADAP PARASITEMIA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) YANG DIINFEKSI Trypanosoma evansi ISOLAT SIMEULUE ABSTRAK Surra akibat Trypanosoma evansi merupakan penyakit endemik pada ternak di Indonesia yang menimbulkan kerugian ekonomi signifikan, dengan tantangan utama berupa resistensi obat tripanosidal. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas infusa daun malaka (Phyllanthus emblica) dalam menghambat parasitemia pada tiku…

GAMBARAN HISTOPATOLOGIS PARU TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN YANG DIIN…

SRIYUNI SHORAYA

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian ekstrak etanol kecombrang terhadap gambaran histopatologi paru tikus putih yang diinfeksi Trypanosoma evansi. Parameter histopatologi yang diamati meliputi kongesti, edema, emfisema, infiltrasi sel radang, dan penebalan septa alveolar sebagai indikator utama kerusakan jaringan paru. Evaluasi terhadap parameter-parameter tersebut digunakan untuk menilai tingkat kerusakan serta perbaikan jaringan paru setelah pemberian perlakuan. Me…

DIFERENSIAL LEUKOSIT TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NOVERGICUS) YANG DIINFEKSI Y…

FERA KHAIDA

Trypanosomiasis merupakan penyakit parasitik disebabkan oleh Trypanosoma evansi yang dapat menyerang hewan seperti sapi, kerbau, unta dan kuda. Penyakit ini dapat memengaruhi respons imun pada hewan ditandai dengan adanya perubahan pada profil diferensial leukosit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kecombrang (Etlingera elatior) terhadap diferensial leukosit meliputi neutrofil, limfosit, monosit, eosinofil, dan basofil, pada tikus putih jantan (Rattus norveg…

IDENTIFIKASI CACING GASTROINTESTINAL PADA BURUNG KUNTUL KERBAU (BUBULCUS IBIS…

ASMAR SURBA SYAFUTRA GULTOM

Cacing gastrointestinal merupakan parasit yang berpredileksi pada saluran pencernaan dan berpotensi merusak jaringan organ tempat mereka berkembang, sehingga dapat menurunkan kondisi kesehatan inangnya. Burung kuntul kerbau (Bubulcus ibis) diketahui sebagai salah satu inang yang berisiko terinfeksi cacing gastrointestinal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis cacing gastrointestinal yang menginfeksi burung kuntul kerbau di Desa Lambada Lhok, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten A…

EFEKTIVITAS ANTHELMINTIK IVERMECTIN TERHADAP CACING GASTROINTESTINAL PADA GAJ…

Selly Adeliana

Pemantauan (monitoring) dan identifikasi terhadap endoparasit penting untuk menghindari penyebaran parasit dan pencegahan yang efektif untuk menghindari kemunculan kembali parasit pada gajah. Anthelmintik ivermectin sudah sering dipakai untuk menanggulangi infeksi cacing gastrointestinal pada gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) di Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ivermectin dalam mengendalikan cacing gastrointestinal pada gajah sumatra. Sampel penelitian in…

RAGAM PARASIT GASTROINTESTINAL DAN PARASIT DARAH PADA ITIK PEDAGING (ANAS PLA…

SISKA SILVIA

Ragam Parasit Gastrointestinal dan Parasit Darah pada Itik Pedaging (Anas platyrhynchos domestica) di Peternakan Desa Lambada, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar ABSTRAK Itik merupakan salah satu ternak yang cukup familiar dan telah banyak dibudidayakan oleh masyarakat perdesaan. Infeksi parasit saluran pencernaan dan parasit darah menjadi salah satu masalah besar bagi peternak di Indonesia karena dapat menimbulkan kerugian bagi peternak, salah satunya adalah infeksi caci…

RAGAM PARASIT GASTROINTESTINAL PADA ITIK PETELUR (ANAS PLATYRHYNCHOS DOMESTIC…

Fatimah Ummul Aiman

Penyakit pada hewan umumnya terbagi menjadi penyakit infeksius dan non-infeksius. Salah satu agen infeksi pada penyakit infeksius yaitu parasit. Parasit yang umum menyerang hewan yaitu parasit gastrointestinal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parasit gastrointestinal yang menginfeksi itik petelur (Anas platyrhynchos domesticus) di peternakan Desa Lambada, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar. Sampel pada penelitian ini menggunakan sampel feses segar 75 individu dari 300 popul…




    SERVICES DESK