Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
FORCE MAJEURE OLEH LESSEE TERHADAP LESSOR DALAM PERJANJIAN LEASING AKIBAT PANDEMI COVID-19 PADA PT. MANDALA FINANCE DI KABUPATEN ACEH BARAT
Pengarang
Ghina Alfiani Fardja - Personal Name;
Dosen Pembimbing
T. Haflisyah - 196709081994021001 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1603101010073
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
346.043 46
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Ghina Alfiani Fardja
2021
Force Majeure oleh Lessee Terhadap Lessor
dalam Perjanjian Leasing Akibat Pandemi
Covid-19 pada PT. Mandala Finance di
Kabupaten Aceh Barat
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(vii, 56, pp., bibl., app)
T. Haflisyah,SH.,M.Hum
Sewa Guna Usaha adalah kegiatan pembiayaan berupa penyediaan
barang modal secara guna usaha dengan hak opsi atau tanpa hak opsi yang
digunakan oleh lessee selama jangka waktu tertentu dengan pembayaran secara
berkala. Diawal tahun 2020 Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) melanda
Indonesia menyebababkan lessee Force majeure. Force majeure adalah keadaan
diluar kuasa para pihak yang mengikatkan dirinya tidak mampu melaksanakan
prestasi. Dasar hukum force majeure adalah Pasal 1245 KUHPerdata.
Pelaksanaan perjanjian leasing antara lessee dan lessor tahun 2019-Juni 2020 ini
berjalan tidak sebagaimana mestinya karena Covid-19 mengakibatkan
berkurangnya pemasukan lessee sehingga mempersulit pemenuhan prestasi
kepada lessor (PT. Mandala Finance).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang
menyebabkan lessee tidak memiliki kemampuan membayar kepada lessor dalam
perjanjian pembiayaan leasing, perlindungan yang seharusnya terhadap lessee
yang tidak dapat melakukan kewajibannya dikarenakan force majeur dan
penyelesaian hukum yang dilakukan oleh para pihak.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris yang
diawali dengan penelaahan terhadap Peraturan Perundang-Undangan (normatif)
yang dilanjutkan dengan observasi yang mendalam serta wawancara untuk
mendapatkan data empiris terkait penelitian yang sedang dilaksanakan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor lessee tidak memiliki
kemampuan membayar kepada lessor dalam perjanjian pembiayaan leasing
adalah Covid-19 berdampak pada penurunan omset penjualan, faktor adanya
kebijakan pemerintah dan faktor ekonomi sehingga lessee tidak dapat melakukan
pembayaran kepada lessor. Perlindungan terhadap lessee ketika lessee tidak dapat
melakukan kewajibannya adalah apabila adanya Covid-19 berpengaruh pada
lessee seperti penurunan omset, namun jika perekonomian lessee stabil maka
tidak dapat dikatakan force majeure. Penyelesaian hukum yang dilakukan adalah
pihak lessee meminta keringanan pada lessor melalui mediasi yang dibantu oleh
mediator. Hasil mediasi berupa pembuatan re-schedule ulang antara lessee dan
lessor berupa pembayaran angsuran leasing semampu lessee setiap bulannya
selama 6 bulan kedepan (dari bulan April 2020-September 2020).
Disarankan kepada PT. Mandala Finance (lessor) mampu mencegah
terjadinya kerugian akibat Covid-19 dengan memberikan solusi bagi kedua belah
pihak melalui mediasi. Kepada lessee disarankan mengantisipasi diri apabila
terjadi force majeure dan mengukur kemampuan bayarnya sebelum melakukan
leasing.
Tidak Tersedia Deskripsi
FORCE MAJEURE DAMPAK COVID-19 SEBAGAI ALASAN PENUNDAAN PENYELESAIAN KONTRAK KERJA KONSTRUKSI (HERZIA MAULIVA, 2023)
PENYELESAIAN SENGKETA TERHADAP OBJEK PERJANJIAN YANG MUSNAH AKIBAT FORCE MAJEURE DALAM PERJANJIAN MEMBANGUN DAN BAGI HASIL(SUATU PENELITIAN DI KOTA BANDA ACEH) (Aulia Prawira Putra, 2014)
PEMBAYARAN PANJAR PADA PERJANJIAN JASA RIAS PENGANTIN AKIBAT PANDEMI COVID-19 (SUATU PENELITIAN DI RUMANTI MAKEOVER KOTA LHOKSEUMAWE) (IZA ZAYA, 2022)
LOCKDOWN DALAM PERDAGANGAN INTERNASIONAL SUATU TINJAUAN YURIDIS NORMATIF BEDASARKAN UNITED NATIONS CONVENTION ON CONTRACTS FOR INTERNATIONAL SALE OF GOODS (CISG) 1980 (DJODY RIKTIAN MORAJAYA, 2021)
POTENTIAL IMPLICATIONS OF PSAK 73 IMPLEMENTATION ON FINANCIAL PERFORMANCE OF AIRLINES COMPANIES LISTED ON THE INDONESIA STOCK EXCHANGE (IDX) (FARIZA JUNINA, 2021)