PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI IPS DI SMAN 7 ACEH BARAT DAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI IPS DI SMAN 7 ACEH BARAT DAYA


Pengarang

Mouliza Rosia Ulfa - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1606101020015

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Experiential Learning Terhadap Prestasi Belajar Siswa Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI IPS Di SMAN 7 Aceh Barat Daya”. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran experiential learning terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kelas XI IPS SMAN 7 Aceh Barat Daya dan mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran sejarah menggunakan model experiential learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas XI IPS SMAN 7 Aceh Barat Daya berjumlah 90 orang dan sampelnya terdiri dari 28 siswa kelas eksperimen dan 28 siswa kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan memberikan test dan pembagian angket. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran experiential learning terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kelas XI IPS SMAN 7 Aceh Barat Daya dengan hasil uji-t yaitu thitung = 0,04 sedangkan < ttabel= 2,00, atau thitung < ttabel atau 0,04 < 2,00. Respon siswa terhadap pembelajaran sejarah menggunakan model experiential learning tergolong sangat baik, dengan 55,4% siswa merespon sangat setuju dengan model pembelajaran experiential learning, 19% setuju, 14% ragu-ragu, 6,3% tidak setuju dan hanya 5,3% siswa yang mengatakan sangat tidak setuju dengan model pembelajaran experiential learning.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK