PROSPEK PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA KEPITING BAKAU (SCYLLA SERRATA) DI DESA DEAH RAYA KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS PADA USAHA SEJAHTERA BERSAMA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PROSPEK PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA KEPITING BAKAU (SCYLLA SERRATA) DI DESA DEAH RAYA KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS PADA USAHA SEJAHTERA BERSAMA)


Pengarang

Sukmawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0805102020016

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.372 538 6

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kepiting bakau merupakan salah satu jenis komoditas perikanan yang potensial untuk dibudidayakan. Berdasarkan kondisi di lapangan, potensi pasar permintaan kepiting bakau oleh masyarakat Kota Banda Aceh mulai meningkat, terutama banyak dijual di pasar tradisional, di rumah makan kecil, restoran, dan hotel. Tetapi, kurangnya penyediaan kepiting bakau di Kota Banda Aceh sehingga produksinya terbatas. Penelitian ini dilakukan pada Usaha Sejahtera Bersama. Tujuan penelitian mengetahui prospek pengembangan usaha budidaya kepiting bakau layak diusahakan bila ditinjau dari aspek teknis dan aspek finansial. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan kriteria investasi. Hasil penelitian ditinjau dari aspek teknis, kondisi lingkungan dan ketersediaan sarana produksi dapat menunjang pengembangan usaha budidaya kepiting bakau pada Usaha Sejahtera Bersama. Ditinjau dari aspek finansial, nilai NPV sebesar Rp 97.522.518, Net B/C sebesar 4,3, IRR sebesar 93% dengan BEP terjadi pada umur 4 tahun 8 bulan atau terjadi pada umur
ekonomis usaha budidaya kepiting bakau. Analisis sensitivitas menunjukkan nilai NPV untuk cost naik 10% sebesar Rp 74.227.562, dan benefit turun 10% sebesar Rp 64.475.310. Net B/C untuk cost naik 10% sebesar 3,2 dan benefit turun 10% sebesar 3,1. IRR untuk cost naik 10% sebesar 71% dan untuk benefit turun 10% sebesar 69%. BEP umur ekonomis usaha budidaya kepiting bakau untuk cost naik
10% terjadi pada umur 5 tahun 6 bulan, dan untuk benefit turun 10% terjadi pada umur 5 tahun 7 bulan.



Kata Kunci: Kepiting Bakau, Aspek Teknis dan Aspek Finansial

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK