AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI TERHADAP EKSTRAK SPESIES BAJAKAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI TERHADAP EKSTRAK SPESIES BAJAKAH


Pengarang

RADHITA APRILIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1606103040041

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Uji antioksidan dan antibakteri ekstrak bajakah (Uncaria sclerophylla Roxb.) terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak kulit dan kayu bajakah serta potensi ekstrak tersebut dalam menghambat aktivitas bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Ekstrak kulit dan kayu bajakah diperoleh melalui teknik maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, kemudian dilakukan teknik partisi dengan metode cair-cair menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat dan diklorometana, serta dilanjutkan dengan skrining fitokimia. Uji antioksidan menggunakan metode 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH) diukur absorbansi pada ?=517 nm dan dihitung nilai IC50. Uji antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram, terdiri 5 perlakuan yaitu kontrol negatif (dimetil sulfoksida), kontrol positif (chlorampennicol) dan 3 variasi konsentrasi ekstrak kulit dan kayu bajakah (30, 65, 100 ppm). Hasil penelitian menunjukkan (1) ekstrak etanol kulit bajakah positif mengandung flavonoid, fenol, saponin dan terpenoid. Kayu bajakah fraksi n-heksan tidak mengandung senyawa metabolit sekunder, fraksi etil asetat positif mengandung alkaloid, flavonoid, fenol, saponin dan terpenoid, dan fraksi diklorometana positif mengandung tanin dan saponin, (2) nilai IC50 ekstrak etanol kulit bajakah sebesar 2 ppm, kayu bajakah fraksi etil asetat 5,74 ppm, kayu bajakah fraksi diklorometana 36,45 ppm, dan vitamin C 5,68 ppm, (3) ekstrak kulit dan kayu bajakah tidak menunjukkan zona hambat pada uji antibakteri baik terhadap bakteri Staphylococcus aureus maupun Escherichia coli. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit bajakah memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dibandingkan kayu bajakah, namun kulit dan kayu bajakah tidak berpotensi menghambat aktivitas bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.
Kata kunci: antioksidan, antibakteri, Uncaria sclerophylla Roxb, skrining fitokimia

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK