Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TWO STAY TWORNSTRAY PADA MATERI SIFAT-SIFAT BANGUN RUANGRNDI KELAS V SD NEGERI 50 BANDA ACEH
Pengarang
WINDA YUNITA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1006104040137
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1) / PDDIKTI : 86206
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci : Cooperative Learning, Two Stay Two Stray, sifat-sifat
bangun ruang
Penelitian ini berjudul “Penerapan Model Cooperative Learning Tipe
Two Stay Two Stray pada Materi Sifat-sifat Bangun Ruang di Kelas V SD
Negeri 50 Banda Aceh”. Penelitian ini mengangkat masalah Apakah hasil
belajar siswa melalui penerapan Cooperative Learning tipe Two Stay Two
Stray pada materi sifat – sifat bangun ruang di kelas V SD Negeri 50 Banda
Aceh dapat mencapai ketuntasan? Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui ketuntasan belajar siswa melalui penerapan model Cooperative
Learning tipe Two Stay Two Stray pada materi sifat – sifat bangun ruang di
kelas V SD Negeri 50 Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan adalah
kuantitatif dan jenis penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan desain oneshot
case study. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi yaitu seluruh
siswa kelas V SD Negeri 50 Banda Aceh yang terdiri dari 4 kelas, dan untuk
sampel diambil satu kelas dengan jumlah siswa 31 orang. Penentuan sampel
dilakukan dengan teknik purposive sampling. Teknik dalam memperoleh data
pada penelitian ini dengan menggunakan tes hasil belajar yaitu tes akhir. Yang
di uji dengan menggunakan statistik-t dengan uji pihak kanan. Hasil
pengolahan data diperoleh thitung = 2,08 dan ttabel = 1,70. Harga thitung ternyata
lebih besar dari ttabel dengan taraf signifikan ? = 0,05 dan dk = 30, yaitu 2,08 >
1,70. Hal ini berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat di simpulkan
bahwa hasil belajar siswa melalui penerapan model cooperative learning tipe
two stay two stray pada materi sifat-sifat bangun ruang di kelas V SD Negeri
50 Banda Aceh dapat mencapai ketuntasan. Disarankan kepada pihak lain
untuk dapat melakukan penelitian yang sama baik pada materi Sifat-sifat
Bangun Ruang maupun materi yang lain supaya ada perbandingan dengan
penelitian yang sudah ada.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE THINK TALK WRITE (TTW) PADA MATERI BANGUN DATAR DI KELAS V SD NEGERI GAROT ACEH BESAR (Yuni Yanti, 2015)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION PADA MATERI SIFAT-SIFAT BANGUN RUANG DI KELAS V SD NEGERI 40 BANDA ACEH (Reni Nurmalisa, 2014)
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING PADA MATERI SIFAT-SIFAT BANGUN RUANGRNDI KELAS V SD NEGERI 62 BANDA ACEH (Dara Quthnie, 2014)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY PADA MATERI JARING-JARING BANGUN RUANG DI KELAS V SD NEGERI 02 BANDA ACEH (Zaliani, 2014)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) PADA MATERI BANGUN RUANG DI KELAS IV SD NEGERI 33 BANDA ACEH (Kurniawati, 2014)