PENGARUH KECEPATAN SENTRIFUGASI PADA TAHAP PRESIPITASI TERHADAP AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI BAKTERIOSIN PRODUKSI LACTOBACILLUS PLANTARUM ASAL USUS AYAM PETELUR YANG DIBERI AKBISPROB | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH KECEPATAN SENTRIFUGASI PADA TAHAP PRESIPITASI TERHADAP AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI BAKTERIOSIN PRODUKSI LACTOBACILLUS PLANTARUM ASAL USUS AYAM PETELUR YANG DIBERI AKBISPROB


Pengarang

DELASRI YULANDA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1602101010135

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kecepatan sentrifugasi pada tahap presipitasi terhadap aktivitas antibakteri dari bakteriosin produksi Lactobacillus plantarum asal usus ayam petelur yang diberikan AKBISprob. Rancangan penelitian berupa rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 6 perlakuan dan 3 ulangan. Supernatan bebas sel dipresipitasi dengan sentrifugasi pada kecepatan 0xg (P0.kontrol), 3.000xg (P1), 6.000xg (P2), 9.000xg (P3), 12.000xg (P4), dan 15.000xg (P5). Prosedur penelitian yang dilakukan yaitu peremajaan isolat Lactobacillus plantarum dan preparasi supernatan bebas sel, isolasi bakteriosin L. plantarum dengan presipitasi amonium sulfat, presipitasi bakteriosin dengan sentrifugasi sesuai perlakuan dan uji aktivitas antibakteri bakteriosin pada E. coli dan B. subtilis dengan metode Kirby-Bauer. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis varians. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata ±SD diameter zona hambat bakteriosin produksi L. plantarum yang diendapkan dengan kecepatan sentrifugasi berbeda terhadap E. coli adalah P0 6,20±0,18 mm; P1 6,33±0,21 mm; P2 6,50±0,50 mm; P3 6,53±0,31 mm; P4 6,68±0,60 mm dan P5 7,33±0,38 mm. Hasil uji aktivitas antibakteri bakteriosin tersebut terhadap B. subtilis adalah P0 6,63±0,13 mm; P1 7,48±0,69 mm; P2 8,95±0,30 mm; P3 9,53±0,26 mm; P4 11,88±0,79 mm dan P5 15,68±0,45 mm. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan kecepatan sentrifugasi berpengaruh nyata (P0,05) menghambat Escherichia coli. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sentrifugasi pada kecepatan 15.000xg merupakan salah satu cara terbaik untuk memurnikan bakteriosin produksi Lactobacillus plantarum.
Kata kunci: Sentrifugasi, Lactobacillus plantarum, AKBISprob, bakteriosin

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK