Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PELECEHAN SEKSUAL DAN DINAMIKA HARGA DIRI PEREMPUAN ( SUATU PENELITIAN INTERAKSIONISME SIMBOLIK TERHADAP PRAMUSAJI PADA CAFE DI KOTA BANDA ACEH)
Pengarang
Sri Wahyuni - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0206104030023
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala.,
Bahasa
Indonesia
No Classification
177.1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Dalam kehidupan sehari-hari tanpa disadari kekerasan terkadang dekat dengan diri kita. Meski kekerasan kerap terjadi dan tanpa kita ketahui bahwa yang kita alami itu adalah kekerasan, misalnya bentuk kekerasan yang berupa pelecehan seksual. Pelecehan seksual adalah perilaku yang verbal maupun non verbal yang tentunya tidak menyenangkan dan menimbulkan berbagai dampak terhadap korbannya. Pelecehan seksual bisa berupa main mata, siulan nakal, colekan, komentar yang berkonotasi seks, dan tepukan atau sentuhan dibagian tubuh tertentu. Pelecehan seksual rentan terjadi dalam dunia kerja, dan pelecehan ini sendiri sering dialami oleh perempuan meski laki-laki juga mengalaminya. Namun realita di Athena cafe, Flamboyan cafe, Juju cafe, Rangkang Aulia cafe dan Roment cafe ada terjadinya pelecehan seksual yang pelakunya adalah pelanggan yang datang berkunjung. Tidak dapat dipungkiri hal tersebut pasti menimbulkan dampak terhadap harga diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk- bentuk pelecehan yang sering dialami pramusaji dan dampaknya terhadap harga diri pramusaji. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 10 orang, mereka adalah pramusaji yang pemah mengalami pelecehan seksual, hal ini peneliti temukan dari observasi dan informasi dari lingkungan yang berada disekitar sampel (pelanggan). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan instrument yang digunakan adalah observasi dan wawancara serta metode yang digunakan adalah interpretatif. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bahwa bentuk pelecehan seksual yang dialami pramusaji yang berupa main mata, siulan nakal. colekan, komentar yang berkonotasi seks, dan tepukan atau sentuhan dibagian tubuh tertentu, sangatlah berdampak terhadap harga diri pramusaji. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa pramusaji yang mengalami pelecehan seksual, cenderung merasa harga dirinya terinjak-injak sehingga membuat pramusaji sulit untuk berekspresi, kurang percaya diri, tidak adanya kebebasan. dan tidak mampu menciptakan prestasi didunia kerjanya.
Tidak Tersedia Deskripsi
TINGKAT PELECEHAN SEKSUAL PADA PEREMPUAN (Melly Ellysa, 2020)
ANALISIS KASUS DEGRADASI HAM PADA PEREMPUAN (STUDI KASUS : PELECEHAN SEKSUAL TERHADAP PEREMPUAN DI KOTA BANDA ACEH) (Maisa Putri, 2024)
FENOMENA PELECEHAN SEKSUAL VERBAL TERHADAP PEREMPUAN DI PERGURUAN TINGGI (STUDI KASUS KOTA BANDA ACEH) (R. A. Alivia Yuningrum, 2024)
STUDI FENOMENOLOGI PEREMPUAN PEROKOK DI CAFE DI KOTA BANDA ACEH (FARAH ZAYYAN, 2023)
KETERBUKAAN DIRI PENYINTAS PELECEHAN SEKSUAL DALAM PROSES PENDAMPINGAN SATUAN TUGAS PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEKERASAN SEKSUAL UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Bintang Aulia, 2023)