ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA HT-PHY PADA NS-3 DAN HT-PHY 802.11N PADA MIKROTIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA HT-PHY PADA NS-3 DAN HT-PHY 802.11N PADA MIKROTIK


Pengarang

Salman Ardiansyah Manik - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0704105010062

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Elektro (S1) / PDDIKTI : 20201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi saat ini, kebutuhan akan jaringan nirkabel sebagai media komunikasi dan pertukaran data semakin meningkat. Diikuti dengan kebutuhan akan throughput bandwidth yang semakin tinggi juga. Di dalam penelitian ini penulis akan melakukan ananlisis kinerja lapisan HT-PHY pada IEEE 802.11n menggunakan NS-3(Network Simulator 3). HT-PHY atau lapisan High Throughput PHY ini menggunakan sistem transmisi MIMO(Multiple Input Multiple Output). Dimana data rate bisa mencapai 600 Mbps, Guard Interval 400/800 ns dan bandwidth kanal 20/40 Mhz. Sedangkan Network Simulator(NS-3) adalah sebuah simulator dari sebuah jaringan yang ditujukan untuk penggunaan percobaan, pengembangan, dan keperluan pendidikan NS-3 berlisensi GNU GPLv2, sehingga software ini opensource dan bebas untuk di distribusikan. NS-3 ditulis dengan menggunakan bahasa C++ dan python dan source code-nya juga tersedia. File simulasi yang akan di eksekusi ditulis menggunakan bahasa C++. Ada beberapa parameter yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu throughput, delay dan packet loss. Dimana akan diterapkan di protokol UDP dengan ukuran paket yang berbeda dengan waktu pengujian yang sama untuk setiap pengujian. Tujuannya adalah menganalisis kinerja HT-PHY pada NS-3 dan HT-PHY 802.11n pada mikrotik dari hasil pengujian yang dilakukan. Dimana dari hasil pengujian didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa pengujian dengan menggunakan bandwidth 20 MHz maupun 40 MHz menghasilkan nilai throughput yang semakin besar jika ukuran paketnya juga besar. Namun throughput yang dihasilkan dari pengujian dengan menggunakan frekuensi 40 MHz lebih besar dibandingkan dengan menggunakan frekuensi 20 MHz.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK