PENGARUH LAMA PEMAPARAN ENERGI MIKROWAVE TERHADAP KUALITAS MINYAK SIMPLAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH LAMA PEMAPARAN ENERGI MIKROWAVE TERHADAP KUALITAS MINYAK SIMPLAH


Pengarang

ZAKHLUL FAHMI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1505106010083

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN
Minyak simplah adalah minyak kelapa yang diperoleh selama proses fermentasi kelapa yang mempunyai keunggulan sebagai minyak kesehatan keluarga yang hamper sama dengan minyak kelapa dara (VCO). Sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas minyak simplah, sistem pemanasan suhu tinggi dalam waktu singkat dengan menggunakan energi microwave dapat dilakukan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh lama pemaparan gelombang microwave terhadap kualitas minyak simplah.
Minyak simplah dipanaskan menggunakan microwave oven dengan frekuensi 2,450 MHz, power 800 W, dan volume 40 ml. Penelitian ini menggunakan satu faktor yaitu lama pemanasan dengan variasi waktu 40, 50 dan 60 detik, dan setiap perlakuan masing-masing diberi 3x perulangan. Parameter yang diamati meliputi suhu, pH, kadar air, asam lemak bebas, bilangan peroksida, dan warna. Perbandingan kualitas minyak simplah menggunakan standar SNI untuk VCO. Data penelitian dianalisis dengan analisis sidik ragam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan microwave dengan rentang waktu 40-60 detik meningkatkan suhu minyak secara signifikan dalam waktu singkat, namun perlakuan tersebut tidak memberikan pengaruh nyata terhadap faktor kualitas lain yang diuji yaitu kadar air, pH, asam lemak bebas dan bilangan peroksida. Suhu minyak setelah pemanasan microwave adalah 71-87°C. Suhu minyak setelah pemanasan selama 40 detik berbeda nyata dengan suhu minyak setelah pemanasan 50 dan 60 detik, namun suhu minyak setelah pemanasan 50 detik tidak berbeda nyata nyata dengan suhu minyak setelah pemanasan selama 60 detik. Perubahan kadar air minyak setelah pemanasan tidak normal yang diduga disebabkan oleh proses pendinginan minyak tidak dilakukan dalam desikator. Sedangkan kandungan asam lemak bebas minyak dan bilangan peroksida mengalami penurunan dengan peningkatan lama pemanasan. Kualitas minyak simplah sebelum dan setelah pemanasan dengan microwave belum memenuhi standar SNI. Perlu kajian selanjutnya dengan meningkatkan waktu pemanasan sehingga kualitas minyak simplah dapat ditingkatkan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK