MOTIF RAGAM HIAS PADA UMAH PITU RUANG DI DESA KEMILI KABUPATEN ACEH TENGAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MOTIF RAGAM HIAS PADA UMAH PITU RUANG DI DESA KEMILI KABUPATEN ACEH TENGAH


Pengarang

Anisha Riyana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0906102030009

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

700.598 1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata Kunci: Motif, ragam hias, umah pitu ruang, kerawang gayo
Penelitian yang berjudul “Motif Ragam Hias pada Umah Pitu Ruang di Desa Kemili Kabupaten Aceh Tengah”. Mengangkat masalah, bagaimanakah motif ragam hias dan makna yang terdapat pada umah pitu ruang di Desa Kemili Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk motif ragam hias dan makna yang terdapat pada umah pitu ruang di Desa Kemili Kabupaten Aceh Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif-motif yang terdapat pada umah pitu ruang dapat dilihat pada bagian bangunan rumah seperti rering (dinding), suyen (tiang), pepir (tolak angin), pintu, dan kite (tangga). Adapun motif ragam hias yang digunakan adalah (1) embun berangkat/beriring memiliki makna seiya-sekata dan rukun, (2) pucuk rebung melambangkan kesuburan dataran tinggi Gayo dan merupakan penggambaran generasi muda, (3) puter tali menggambarkan kekokohan dapat diwujudkan dengan adanya persatuan dan kesatuan, (4) tapak seleman menggambarkan dalam kehidupan masyarakat Gayo terdapat empat unsur yang menaungi sistem adat dan pemerintahan yaitu Sarak Opat yang terdiri dari reje (raja), petue (petua), imem (imam), dan rakyat, (5) jang peger melambangkan pertahanan dan kekuatan yang menahan pengaruh budaya luar yang dapat merusak adat-istiadat budaya Gayo dan (6) ulen-ulen menggambarkan keteguhan iman, petunjuk, serta pedoman dalam kehidupan masyarakat Gayo.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK