Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
EFEKTIVITAS TONER KEFIR DARI PENAMBAHAN EKSTRAK ETANOL KEMBANG TELANG (CLITORIA TERNATEA) TERHADAP NILAI ANTIOKSIDAN
Pengarang
IGA MAWARNI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1505104010058
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kefir adalah salah satu produk olahan asal susu yang bersifat asam, kefir merupakan minuman fermentasi yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Kefir di produksi dari susu yang di fermentasi dengan inokulan bibit kefir. Beberapa kandungan yang terdapat dalam bibit kefir adalah (beberapa spesies dari lactobacili, lactococci, leuconostoc dan acetobacteria) dan ragi yang tergolong ke dalam organisme probiotik seperti yang ada dalam yoghurt (Koroleva, 1991; Angulo et al.,1993).
Guimaraes et al., (2010) menyatakan bahwa whey kefir memiliki banyak kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti: memperlancar buang air besar, mengurangi resiko konstipasi, sebagai minuman probiotik, sumber antioksidan, menurunkan gula darah, menurunkan kolesterol dan dapat mengobati sakit maag. Whey mengandung laktoferin yang berfungsi sebagai antioksidan (Coimbra dan Teixeira, 2009). Bahan yang mengadung antioksidan juga dapat dimanfaatkan untuk mengurangi stres oksidatif yang memicu tumbuhnya jerawat (Sarici et al., 2010; Batubara dan Mitsunaga, 2013). Penelitian sebelumnya mengenai kemampuan whey sebagai perawatan kulit telah dilakukan oleh Chen et al, (2006) yang menyebutkan bahwa asam laktat whey kefir pada level lebih dari 60 mg/ml mampu menghambat pertumbuhan bakteri Proponibacterium acnes penyebab jerawat.
Kembang telang (Clitoria ternatea) adalah tanaman yang mengandung banyak senyawa fitokimia seperti: tanin, flabotanin, karbohidrat, saponin, flavanol, glikosida, protein, alkoloid, antisianin, minyak volatil dan steroid. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan bagian Tengah yang menyebar hingga daerah tropis sejak abad 19, terutama ke Asia Tenggara salah satunya Indonesia. Tanaman kembang telang ditemukan di habitat alaminya berupa padang rumput, semak, pinggiran sungai, tanaman pagar, hutan terbuka, dan tempat-tempat terbuka lainnya. Dan merupakan tanaman merambat pada pohon tanaman atau pagar kebun dan pekarangan (Sutedi, 2013).
Fungsi utama antioksidan digunakan sebagai upaya untuk memperkecil terjadinya proses oksidasi dari lemak dan minyak, memperkecil terjadinya proses kerusakan dalam makanan, memperpanjang masa pemakaian dalam industri makanan, meningkatkan stabilitas lemak yang terkandung dalam makanan serta mencegah hilangnya kualitas sensori serta nutrisi. Lipid peroksidasi merupakan salah satu faktor yang cukup berperan dalam kerusakan selama dalam penyimpanan dan pengolahan makanan. (Hernani dan Raharjo, 2005).
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola Faktorial yang terdiri dari 2 (dua) faktor dengan pola 2 x 3:
1. Faktor penambahan ekstrak kembang telang (A), terdiri atas 2 (dua) taraf yaitu: A1 = ekstrak kembang telang 2,5% dan A2 = ekstrak kembang telang 5%.
2. Faktor penambahan kefir (B), terdiri atas 3 (tiga) taraf yaitu: B1 = 2,5%, B2 = 5%, dan B3 = 7,5%.
Terdapat 6 (enam) kombinasi perlakuan masing-masing kombinasi terdiri atas 3 (tiga) ulangan, sehingga diperoleh 18 satuan percobaan.
Ekstrak kembang telang terbukti meningkatkan nilai antioksidan dalam toner kefir untuk menangkal radikal bebas. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan ekstrak kembang telang sampai dengan 5% dan 5% grain kefir dapat direkomendasikan untuk toner kefir sebagai produk kecantikan yang ditunjukkan dengan tingginya nilai antioksidan.
Tidak Tersedia Deskripsi
EFEKTIVITAS TONER KEFIR DARI PENAMBAHAN EKSTRAK ETANOL KEMBANG TELANG (CLITORIA TERNATEA) TERHADAP NILAI ANTIOKSIDAN (IGA MAWARNI, 2020)
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL JAMUR ENDOFIT DARI BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA L.) MENGGUNAKAN METODE DPPH (ALFI PRAYOGA MASA, 2025)
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN TABLET HISAP EKSTRAK ETANOL 70% BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA) MENGGUNAKAN METODE DPPH (Nurul Azlin, 2024)
PENGARUH EKSTRAK BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA)RNSEBAGAI ANTIOKSIDAN TERHADAP ACTIVE FILM YANG BERASAL DARI PATI UMBI SUWEGRN(AMORPHOPHALLUS CAMPANULATUS) (Gebrina Tasya, 2024)
PENGARUH JENIS PELARUT TERHADAP TRAYEK WARNA INDIKATOR PH UNIVERSAL DARI EKSTRAK BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA L) MENGGUNAKAN APLIKASI COLORIMETER (KHAIRUL AMALIA, 2025)