PELESTARIAN UPACARA ADAT EJER MARA DI KAMPUNG BALE REDELONG KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PELESTARIAN UPACARA ADAT EJER MARA DI KAMPUNG BALE REDELONG KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH


Pengarang

ANDI FITRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1306101010047

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Fitra, Andi. 2019. Pelestarian Upacara Adat Ejer Mara di Kampung Bale Redelong Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing :
1) Drs. M, Nasir Basyah M.Si 2) Erna Hayati, SH., M.Hum
Kata Kunci : Pelestarian, Ejer Mara
penelitian ini berjudul : “Pelestarian Upacara Adat Ejer Mara di Kampung Bale Redelong Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah”. Ejer Mara dapat diartikan sebagai proses pemberian nasehat kepada calon mempelai yang akan melangsungkan akad nikah. Nasehat tersebut bertujuan untuk membentuk keluarga sakinah mawaddah warahmah dan menanamkan nilai-nilai islam kepada calon mempelai. Ejer Mara dilaksanakan pada saat upacara adat beguru dilaksanakan, dimana pelaksanaannya dilakukan pada saat pagi sebelum acara akad nikah dilaksanakan. Upacara adat Ejer Mara dilaksanakan dirumah masing-masing kedua calon pengantin baik pengantin laki-laki dan pengantin perempuan yang dihadiri oleh seluruh keluarga pengantin tersebut, dan juga Sarak Opat. Kemudian didalam melaksanakan Ejer Mara bahasa yang digunakan menggunakan bahasa daerah yaitu bahasa Gayo. Pada saat sekarang ini Adat Ejer Mara sering disamakan dengan Upacara Adat Beguru. Upacara Adat Ejer Mara berbeda dengan Upacara Adat Beguru, Upacara adat Beguru meliputi beberapa tahapan diantaranya penyerahan akad nikah dari pihak keluarga calon pengantin kepada Sarak Opat, Niro Ijin (Minta Ijin), dan Ejer Mara. Ejer Mara adalah bagian dari upacara adat Beguru yang tidak dapat dipisahkan. Namun, Adat Ejer Mara sekarang ini sudah mulai kehilangan nilainya dikarenakan dalam pelaksanaanya tidak lagi dilaksanakan sebagaimana mestinya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana peran Sarak Opat Bale Redelong dalam melestarikan upacara adat Ejer Mara? (2) Apa kendala yang dialami Sarak Opat kampung Bale Redelong dalam upaya pelestarian upacara adat Ejer Mara di Kampung Bale Redelong?. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) Untuk mengetahui peran Sarak Opat di kampung Bale Redelong dalam melestarikan upacara adat Ejer Mara (2) Untuk mengetahui kendala-kendala yang diterjadi dalam upaya pelestarian upacara adat Ejer Mara di Kampung Bale Redelong. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa masih kurangnya upaya pelestarian upacara adat Ejer Mara yang dilakukan oleh Sarak Opat di kampung bale redelong kecamatan bukit kabupaten bener meriah dikarenakan upaya yang dilakukan hanya sekedar himbauan kepada masyarakat tanpa adanya sanksi bagi yang tidak melaksanakan upacara adat Ejer Mara di kampong bale redelong dan terdapat kendala-kendala dalam upaya pelestarian upacara adat Ejer Mara yang dilakukan oleh Sarak Opat dikampung bale redelong kecamatan bukit kabupaten bener meriah. Adapun kendalanya adalah sudah banyak masyarakat kampung bale redelong yang tidak mengerti dengan bahasa yang digunakan pada saat pemberian nasehat Ejer Mara karena bahasa yang digunakan merupakan bahasa kiasan.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK